Menengok Distribusi MBG di SDN 04 Pondok Bambu

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Pagi itu, guru dan anak-anak menanti kedatangan mobil boks pengangkut paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 04 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026). Sekitar pukul 07.00, mobil yang ditunggu-tunggu itu datang. Petugas keamanan sekolah membuka pintu pagar. Setelah masuk, guru dan petugas sekolah bersama petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. (SPPG) bahu-membahu membongkar muatan mobil boks dan menatanya di lorong.

Anak-anak yang bertugas piket harian sudah antre menunggu di lorong untuk mendsitribusikannya ke kelas masing-masing. Sekolah ini menerima 655 paket MBG yang terdiri dari 335 porsi besar dan 320 porsi kecil dari sebuah dapur SPPG di daerah Jatiwaringin. Porsi besar diperuntukkan anak-anak di kelas empat ke atas, sementara porsi kecil untuk adik kelas di bawahnya.

Sekolah tersebut mendapatkan jatah pengantaran pagi agar dapat disantap siswa sebelum kegiatan belajar mengajar. Hal ini diilakukan berdasar permintaan dari pihak sekolah sendiri dengan pertimbangan agar tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar selain juga mengurangi resiko keracunan karena makanan basi atau rusak. Jadwal pengataran paket MBG ini menyesuaikan dengan kalender akademik sekolah.

Di kelas, para siswa kemudian memindahkan menu MBG ke wadah makanan mereka sendiri agar wadah makanan (ompreng) dapat segera dikumpulkan dan memudahkan pengambilan kembali oleh petugas dapur SPPG. Anak-anak pun terlihat lahap menyantap menu yang disajikan hari itu, yaitu nasi dengan lauk ayam goreng, sayur tumis, buah anggur, dan susu UHT. Adapun murid-murid kelas enam yang telah melalui ujian akhir menyantap paket MBG di lapangan sekolah yang masih sejuk di pagi itu karena ruangan kelas mereka digunakan adik kelas yang sedang menempuh ujian semesteran.

Menurut penuturan Dini, kepala sekolah SDN 04, program MBG ini relatif membantu anak-anak lebih fokus dalam belajar dan mengurangi beban orangtua murid dalam memberi uang jajan kepada anak-anaknya. Meski awalnya pengelola kantin sekolah sempat protes karena khawatir rezekinya tergerus, toh akhirnya sejalan dengan waktu kantin tersebut tetap mendapatkan kembali pelanggannya di waktu istirahat kedua saat anak-anak mulai lapar dan mencari jajanana makanan lagi.

Setelah selesai, murid yang bertugas piket kembali mengumpulkan paket ompeng MBG dan menatanya di lorong sekolah. Ratusan ompreng tersebut tertumpuk rapi dan siap diambil kembali oleh petugas SPPG.

Rutinitas harian dsitribusi MBG ini terus berlangsung di sekolah tersebut, sepetti juga di sekolah-sekolah lainnya, mulai dari TK hingga SMA. Distribusi paket MBG di sekolah ini berupaya mengajarkan gotong-royong dan kedisiplinan dengan strategi dari pihak sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar.

Di tengah persoalan tata kelola MBG yang belakangan banyak mendapat sorotan karena kasus keracunan dan korupsi tiga pimpinan Badan Gizi Negara (BGN). MBG memiliki hampir semua karakteristik yang membutuhkan pengawasan ekstra karena anggaran sangat besar, jaringan pelaksana luas, tekanan politik tinggi dan target yang harus dicapai dalam waktu cepat.

Dalam kondisi seperti itu, transparansi dan pengawasan independen perlu diperkuat. Namun, yang sering terlihat justru kecenderungan untuk mengutamakan percepatan dibanding koreksi. Oleh karena itu, penangkapan tiga pejabat bukanlah awal cerita. Ia merupakan babak akhir dari serangkaian alarm yang terlalu lama diabaikan. Tanggung jawab juga tidak dapat berhenti pada tiga pejabat yang ditangkap. MBG adalah program yang lahir dari keputusan politik di tingkat tertinggi.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunawan Dianjaya Steel (GDST) Berharap Pabrik Baru Dongkrak Kinerja
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 dari Rp12.300 per Liter
• 9 jam laludisway.id
thumb
Pernah Selingkuh, Andrew Andika Putuskan Vasektomi Usai Nikahi Violentina Kaif, Kenapa?
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Polri Siapkan Perluasan Jabatan Secara Bertahap bagi Kelompok Disabilitas
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Terima Kajian DEN, Survei Ungkap Dampak Positif Program MBG bagi UMKM dan Tenaga Kerja Lokal
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.