Terungkap, Ruang Persembunyian Buronan AS di Depok Dilengkapi Peredam Suara

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Ruang persembunyian yang digunakan AW, warga negara Amerika Serikat (AS) yang menjadi buronan kasus kekerasan seksual, ternyata dilengkapi peredam suara agar aktivitas di dalamnya tidak terdengar dari luar.

Salah satu warga sekitar berinisial S (51) mengatakan, ruang yang disebut sebagai bunker itu sebenarnya merupakan salah satu kamar di dalam rumah milik AW yang telah dimodifikasi.

"Ada dua kamar di dalam. Satu kamar diubah pakai peredam suara, itu yang dipakai untuk tempat persembunyian. Saya juga bingung kenapa disebut bunker, karena itu cuma kamar yang diubah saja. Mungkin itu istilah dari penyelidikan," kata S saat berbincang dengan Kompas.com di Sawangan, Depok, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Terbongkarnya Persembunyian Buronan AS di Bunker Sawangan Depok

Menurut S, rumah yang digunakan sebagai tempat persembunyian merupakan rumah tipe 72, berada di deretan paling ujung dari tiga rumah yang dimiliki AW.

"Rumahnya itu sebenarnya terdiri dari tiga rumah yang dibeli. Awalnya satu rumah, kemudian bertambah. Bunker itu berada di deretan rumah ketiga," ujarnya.

Pantauan Kompas.com di lokasi, rumah tersebut berada dalam satu deretan dengan dua rumah lainnya yang juga dimiliki AW.

Dari luar, bangunan itu tampak seperti rumah tinggal biasa dan tidak menunjukkan adanya ruang persembunyian.

Saat didatangi, ketiga rumah tampak sepi dan dalam kondisi terkunci. Namun, mesin pendingin udara (AC) di salah satu rumah masih terlihat menyala.

S mengatakan, selain digunakan untuk bersembunyi, ruangan itu juga diduga menjadi tempat AW bekerja.

Saat penggeledahan dilakukan, petugas membawa sejumlah barang elektronik dari dalam rumah.

Baca juga: Ini Penampakan Bunker WN AS Buron Pelecehan Seksual di Depok, 15 Tahun Dipakai Sembunyi

"Kita tahunya dia kerja di bidang IT. Jadi pas ada petugas, barang-barangnya seperti komputer dibawa. Ruangan itu juga peredamnya sudah dicabutin," kata dia.

Diakui S, selama tinggal di lingkungan tersebut AW dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga.

"Dia itu hanya keluar malam hari. Setiap ada kerja bakti tidak pernah hadir, tidak pernah aktif di lingkungan," kata S.

Warga tidak pernah mengetahui keberadaan ruang persembunyian tersebut sebelum aparat melakukan penggerebekan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap AW alias BW alias AYW alias JW di sebuah rumah di kawasan Sawangan, Depok, pada 23 April 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Anggota TNI Penganiaya Andrie Yunus Divonis Hari Ini
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Peringatan Menlu Iran ke AS: Pergi dari Wilayah Kami kalau Ingin Selamat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi! Ini Jadwal Jumpa Pers Hotman Paris Terkait Pencatutan Nama Raffi Ahmad dalam Kasus Impor
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Apakah Ini Strategi atau Ketidakberdayaan?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Luhut Sebut Bansos Tak Lagi Berbentuk Barang, Tapi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.