Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara telah mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nya dalam beberapa waktu terakhir ini. Hal tersebut tak terlepas dari konflik geopolitik di Timur Tengah yang mengakibatkan kenaikan harga minyak mentah global.
Misalnya Singapura, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Singapura mencapai US$2,393 per liter atau Rp42.971 per liter (kurs Rp17.957/US$). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$3,024 per liter atau Rp54.301 per liter.
Sama halnya dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia juga melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi dalam negeri melalui PT Pertamina (Persero).
Sebagai contoh, produk BBM jenis Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Adapun, Pertalite tetap dijual di harga Rp10.000 per liter dan Biosolar ditetapkan sebesar Rp6.800 per liter.
Berikut Daftar Harga BBM Non Subsidi Pertamina per 10 Juni 2026
Pertamax (RON 92): naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.
Pertamax Green 95 (RON 95): naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Pertamax Turbo (RON 98): tetap Rp20.750 per liter.
Dexlite (CN 51): tetap Rp23.000 per liter.
Pertamina Dex (CN 53): tetap Rp24.800 per liter
Lantas jika dibandingkan dengan harga BBM di negara-negara Asia Tenggara, kira-kira mana yang lebih murah? berikut data harga BBM di Asia Tenggara per 8 Juni 2026:
Malaysia
Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Malaysia per (8/6/2026) mencapai US$0,916 per liter atau Rp16.448 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,150 per liter atau Rp20.650 per liter.
Singapura
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Singapura mencapai US$2,393 per liter atau Rp42.971 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$3,024 per liter atau Rp54.301 per liter.
Filipina
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Filipina mencapai US$1,234 per liter atau Rp22.158 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,239 atau Rp 22.248 per liter.
Thailand
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Thailand mencapai US$1,610 per liter atau Rp28.910 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,226 atau Rp22.015 per liter.
Laos
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,779 per liter atau Rp31.945 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$2,163 per liter atau Rp38.840 per liter.
Kamboja
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,546 per liter atau Rp27.761 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,259 per liter atau Rp22.607 per liter.
Myanmar
Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,397 per liter atau Rp25.085 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,351 per liter atau Rp24.259 per liter.
(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google




