Menhan Minta Tambahan Angaran Rp 195 Triliun, Singgung Tugas TNI Bangun Jembatan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta tambahan anggaran sebesar Rp 195 triliun kepada Komisi I DPR setelah hanya memperoleh pagu Rp 139 triliun dari kebutuhan Rp 667 triliun pada tahun 2027 mendatang.

Sjafrie menyebutkan, tambahan anggaran bagi Kemenhan penting karena pertahanan negara merupakan sabuk pengaman bagi pembangunan nasional.

"Kami tadi sudah mengusulkan anggaran tambahan melalui Komisi I DPR RI untuk diteruskan kepada Badan Anggaran agar kami bisa menambah anggaran sebanyak Rp 195 triliun. Hal ini tentunya mempunyai makna yang sangat besar terhadap kedaulatan negara karena sistem pertahanan negara itu adalah safety belt dari pembangunan nasional," ujar Sjafrie dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Menhan: Kami Minta Anggaran Rp 667 T, Purbaya Beri Pagu Rp 139 T

Sjafrie mengatakan, tambahan anggaran itu dibutuhkan karena TNI kini juga ikut mendukung tugas-tugas pemerintah, tak sebatas melaksanakan tugas sistem pertahanan negara.

Ia mencontohkan, TNI saat ini ikut membangun jembatan serta sarana dan prasarana yang terdampak bencana alam.

"Contoh adalah yang berhubungan dengan center of gravity, baik itu di Papua dan juga di beberapa tempat lain. Ini memerlukan pembangunan kekuatan. Di samping itu juga tugas-tugas dinamis kita untuk mendukung pemerintah di dalam hal pembangunan sarana dan prasarana yang kita sudah ketahui bekas akibat dari bencana alam," kata Sjafrie.

Baca juga: Menhan: Waspada! Ada Deep State yang Jadi Musuh dalam Selimut

"Jadi sekarang TNI juga sedang menjalankan tugas untuk membangun jembatan dan sebagainya," imbuh dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di samping itu, ia juga menyinggung kebutuhan sistem pertahanan negara selalu dinamis dan meningkat.

Sjafrie menyebutkan, Kemenhan sudah melakukan berbagai upaya evaluasi, dan menentukan skala prioritas agar pihaknya bisa bekerja dengan baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamax dan Beban yang Tak Terlihat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Polri Perluas Rekrutmen Penyandang Disabilitas Usai UU Disahkan, Buka Peluang Duduki Jabatan Struktural
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kapolri sebut Kompolnas mitra strategis pembenahan Polri
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Dewa 19 hingga Iwan Fals Bakal Meriahkan +62 Coffee RI Fest 2026
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Foto: Demo Penolakan Pusat Karantina Ebola di Kenya Berujung 1 Orang Tewas
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.