Hadapi Tantangan Global, Wamendagri Dorong Penguatan Ketahanan Daerah

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengarahkan pemerintah daerah (Pemda) hingga pemerintah desa untuk perkuat ketahanan daerah di tengah ketidakpastian global. Langkahnya yaitu melalui implementasi Asta Cita dan pembangunan berbasis desa.

Menurutnya, berbagai dinamika geopolitik dan ekonomi dunia yang terjadi saat ini perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi ketahanan nasional hingga tingkat daerah.

Hal ini disampaikan Wiyagus saat membuka Temu Karya Nasional Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (10/6).

"Tentunya kita mengharapkan agar seluruh pimpinan daerah, dari mulai provinsi, kabupaten, sampai ke tingkat desa, bisa benar-benar mengikuti dan memahami. Apakah ini memberikan implikasi ataupun kontribusi terhadap ketahanan nasional secara nasional, kemudian ketahanan daerah dari mulai tingkat provinsi, tingkat kabupaten, sampai ke tingkat desa," tutur Wiyagus dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Kondisi global yang kerap diwarnai dengan konflik geopolitik dan persaingan ekonomi antarnegara, lanjutnya, menuntut seluruh tingkatan pemerintahan untuk memperkuat ketahanan wilayah sesuai kewenangannya masing-masing. Tentunya, hal ini juga meliputi tingkat desa mengingat posisinya strategis sebab menjadi fondasi pembangunan nasional.

Wiyagus menegaskan, seluruh agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita memiliki keterkaitan erat dengan pemerintahan desa. Oleh karena itu, implementasi berbagai program prioritas pemerintah harus bisa menjangkau serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa.

"Tidak ada satu pun Asta Cita yang tidak terkait dengan pemerintahan desa. Kenapa? Karena semua berawal dari desa. Untuk itu sekali lagi saya mengingatkan, Asta Cita ini bukan hanya dihafalkan, bukan hanya dipahami, tetapi ini harus benar-benar dapat diimplementasikan, sehingga Outcome-nya itu dirasakan oleh masyarakat kita di tingkat desa," tegasnya.

Baca juga: Wamendagri Sebut Pancasila Landasan Pemersatu Bangsa & Fondasi Perdamaian

Menurut Wiyagus, keberhasilan pembangunan desa juga ditentukan oleh kemampuan Pemda dalam mengoptimalkan berbagai program strategis nasional sesuai dengan potensi masing-masing wilayah. Langkah ini dinilai penting bukan hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum ini, Wiyagus menilai Temu Karya Nasional sebagai forum penting untuk memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus meningkatkan kolaborasi sesama pemerintah desa dari berbagai daerah di Indonesia.

"Ini forum yang sangat strategis bukan hanya untuk ajang koordinasi, kolaborasi, sinergi, tetapi juga menjadi ajang Sharing Knowledge dan Sharing Capacity masing-masing pemerintahan desa yang ada di seluruh Indonesia. Kita tidak perlu malu untuk belajar dari pemerintahan desa yang sudah berhasil kalau memang potensinya sama dengan pemerintahan desa yang ada di kabupaten kita," ujarnya.

Wiyagus juga tak lupa untuk menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan integritas aparatur, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pembangunan desa.

Baca juga: Wamendagri Wiyagus Ajak Warga Kolaborasi Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar desa mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Wiyagus menegaskan komitmen Kemendagri untuk terus memfasilitasi Pemda dalam mengakselerasi pembangunan. Termasuk di dalamnya menjembatani koordinasi dengan Kementerian serta lembaga terkait guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di daerah.

Ia juga sampaikan harapannya terkait sinergi antara pemerintah pusat, Pemda, dan pemerintah desa agar terus diperkuat demi pembangunan yang berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling bawah.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Buka Suara soal Tiang Sekolah Hancur saat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Ende | BERUT
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Mas Dhito Bakal Rehab Puskesmas Tiron Usai Kebakaran, Pelayanan Tetap Berjalan
• 21 jam laluberitajatim.com
thumb
Airlangga Sebut BI Rate Naik Lagi ke 5,5% Dibutuhkan Pasar untuk Stabilkan Rupiah
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
AS percepat proses pemohon visa yang siap bayar Rp13,5 juta
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Indonesia Catat 2 Clean Sheet Beruntun di FIFA Matchday, Begini Komentar John Herdman
• 15 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.