JAKARTA, KOMPAS.com – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menyita mesin bor saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan galian proyek di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).
"Iya tadi siang dari Puslabfor datang ke lokasi (ledakan galian). Sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan," kata Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen saat ditemui di Polsek Cilandak, Rabu.
Pantauan Kompas.com di lokasi, area galian yang menjadi titik ledakan telah ditutup menggunakan karung berisi material dan pembatas jalan yang dipasangi garis polisi.
Baca juga: Luka Bakar di Wajah Korban dan Dugaan Kelalaian di Balik Ledakan Galian Fatmawati Jaksel
Sejumlah petugas Puslabfor terlihat memeriksa lokasi dan mencatat temuan di lapangan.
Setelah lebih dari dua jam melakukan olah TKP, petugas membawa sebuah mesin bor berwarna hijau dari lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Sebelumnya, ledakan terjadi di area galian proyek di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi saat pekerjaan galian untuk proyek pengelolaan air bersih berlangsung.
"Diduga ledakan itu karena ada galian. Menurut keterangan saksi, galian untuk pengelolaan air bersih mengebor jalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan," kata Joko.
Baca juga: Wajah Terbakar akibat Ledakan Proyek Galian di Fatmawati Jaksel, Satu Korban Jalani Operasi Plastik
Polisi menduga ledakan berasal dari kabel listrik milik PLN yang berada di sekitar lokasi proyek.
“Diduga ya, karena ini kan rencana mau mengadakan galian, yang kurang lebih pada saat dicek ternyata sudah mengenai kabel ini," ungkap Joko.
Akibat kejadian tersebut, dua pekerja berinisial H dan R mengalami luka di bagian wajah dan dilarikan ke rumah sakit.
"Ada dua korban, luka pada wajah, korbannya inisial H dan R. Itu pekerja yang melakukan galian itu," jelas Joko.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi menghentikan sementara aktivitas galian di lokasi kejadian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang