Lampung: Presiden Prabowo Subianto bakal memperbaiki ketimpangan Kredit Super Mikro antara UMKM dan pengusaha besar. Dia tidak ingin UMKM justru mendapatkan bunga pinjaman yang lebih besar daripada pengusaha besar.
“Jadi kejanggalan-kejanggalan ini saya coba luruskan,” ujar Prabowo dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
Dia menceritakan permasalahan ini diketahui saat kampanye dalam Pemilihan Presiden (Pilpres). Saat itu, dia banyak bersinggungan dengan ibu-ibu yang mengeluhkan besaran bunga kredit super mikro dari perbankan.
UMKM Bayar Bunga Lebih Besar dari PengusahaDia mengatakan UMKM selama ini harus membayar bunga sebesar 24 persen kepada perbankan. Sedangkan, pengusaha besar yang meminjam ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hanya mendapatkan bunga 9-10 persen.
“Bagaimana (bisa UMKM) bayar bunga lebih tinggi dairi pengusaha besar,” ujar Prabowo.
Ilustrasi UMKM. Dok Metrotvnews.com
Menurut dia, permasalahan ini terjadi karena adanya penyimpangan dalam penerapan sistem perekonomian Indonesia. Padahal, sudah ada blue print atau cetak biru terkait perekonomian Indonesia harus diterapkan berdasarkan asas kekeluargaan.
“Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan, ini lip service, yang dibesarkan adalah konglomerasi,” ujar Prabowo.




