Namanya Dicatut dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Langsung Gandeng Hotman Paris untuk Klarifikasi

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Nama presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, mendadak jadi sorotan usai terseret dalam kasus dugaan suap bea cukai. Tak ingin salah bicara, Raffi pun menggandeng pengacara kondang, Hotman Paris untuk klarifikasi.

Dieketahui, kasus yang menyeret Blueray Cargo Group ini sempat mengaitkan nama sang presenter. Namun Raffi dengan tegas langsung menepis rumor negatif yang beredar.

Saat dimintai keterangan, suami Nagita Slavina ini memastikan bahwa kabar keterlibatan dirinya sama sekali tidak berdasar. "Saya akan klarifikasi, itu berita tidak benar," tegas Raffi.

Raffi pun tak ingin main-main dalam membersihkan namanya. Ia mengaku sudah menjadwalkan ruang khusus untuk memberikan penjelasan secara transparan kepada publik.

Tak tanggung-tanggung, Raffi akan didampingi oleh pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. "Nanti hari Kamis bersama Bang Hotman. Bang Hotman pulang (ke Indonesia), kita akan klarifikasi," tambahnya.

Sebagai informasi, munculnya nama Raffi Ahmad bermula dari keterangan KPK terkait perkembangan kasus Blueray Cargo Group. Plt. Direktur Penyidikan KPK, Taufik Ahmad Husein, membenarkan bahwa penyidik menemukan adanya jejak interaksi antara Raffi dan pihak perusahaan.

Fakta tersebut berupa penitipan barang elektronik. "Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," ujar Taufik, dikutip dari Tribun Seleb.

Kendati demikian, KPK menegaskan bahwa Raffi Ahmad tidak terlibat dalam jaringan dugaan suap atau penyelundupan yang sedang disidik. Lebih tepatnya, belum ditemukan indikasi keterlibatan Raffi dalam dugaan penyelundupan yang menjadi fokus perkara.

KPK pun mengklairifkasi beberapa poin penting. Pertama, fakta bahwa barang yang dititipkan hanya berupa dua unit barang elektronik (kemungkinan laptop) karena faktor perkenalan personal.

Kedua, temuan ini tidak dikembangkan lebih lanjut karena tidak ada bukti yang mengarah pada tindakan penyelundupan. Ketiga, titipan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan inti perkara, yaitu pengurusan keimigrasian/importasi Blueray Cargo di Ditjen Bea Cukai.

Oleh karenanya, tidak ditemukan bukti kuat yang mengaitkan Raffi dengan tindak pidana korupsi tersebut. KPK pun menegaskan jika pihaknya tak melakukan pemanggilan terhadap Utusan Khusus Presiden itu dalam proses penyidikan.

 

Mendengar namanya dikaitkan dengan kasus dugaan suap bea cukai, Raffi hanya memberi klarifikasi singkat. ‎"Oh iya, udah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uang lah, ini lah," kata Raffi, saat dijumpai Grid.ID di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

‎"Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun enggak," ujarnya.

Alhasil, Raffi menghubungi pengacara Hotman Paris Hutapea. Ia mengatakan akan menjelaskan semuanya secara rinci dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang.‎‎"Tapi nanti lebih jelasnya lagi, saya udah hubungin Bang Hotman untuk minta pendampingan hukum. Nanti hari Kamis kita preskon biar terjabarkan semuanya. Oke?" tutupnya.‎ (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral SD Disebut Dibongkar Demi Koperasi Merah Putih, TNI Akhirnya Buka Suara
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bocah 6 Tahun di Jakpus Dibully Remaja hingga Kesetrum, Keluarga Lapor Polisi
• 4 jam laludetik.com
thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Hakim Jatuhkan Vonis Berbeda untuk 4 Terdakwa | BERUT
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Erick Thohir Puas Timnas Indonesia Sukses Bekuk Oman dan Mozambik
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Dukung Perubahan Batas Usia Pensiun Polri, Ketum Logis 08 Anshar Ilo: Demi Stabilitas dan Profesionalisme Institusi
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.