Warung di Jakut Tertimpa Tabung Oksigen, Kerugian Disebut Capai Rp 80 Juta

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dimas (45) pemilik warung madura di Jalan Baru Gang 2 Dalam, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang tertimpa tabung oksigen berukuran sekitar 1,5 meter pada Rabu (10/6/2026), memperkirakan total kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 80 juta.

Ia menjelaskan, perhitungan kerugian tersebut berdasarkan kerusakan material dan ongkos perbaikan yang perlu ia keluarkan.

"Kerugian banyak sih. Kalau dihitung kalau semua sama material bangunan, sama ongkos dan segala macam yang rusak, itu diperkirakan puluhan juta, mungkin Rp 70 atau 80 juta ada," tutur dia kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Tabung Oksigen Terlempar dari Area Perusahaan, Timpa Warung di Cilincing Jakut

Menurut dia, tabung tersebut diduga berasal dari area perusahaan yang berada di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang diterima Dimas dari para tetangganya, tabung itu terlempar sebelum akhirnya jatuh menimpa warung miliknya.

"Mungkin kira-kira jauhnya sekitar 100 meter terbang, nah terus jatuhnya di warung saya," kata dia.

Baca juga: Tabung Oksigen Habis Diduga Picu Kecelakaan Mobil Kadis di Pandeglang, 9 Orang Korban, 2 Meninggal

Ia mengungkapkan, istri dan anaknya sedang berada di dalam warung saat tabung oksigen tersebut tiba-tiba jatuh menimpa warung. Beruntung, keduanya selamat dan tidak terluka.

"Tapi alhamdulillah-nya enggak (luka), itu yang saya syukuri pertama," tutur Dimas.

Dimas berharap pihak perusahaan yang diduga menjadi lokasi asal tabung tersebut bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi pada warungnya.

Baca juga: Kronologi Kebakaran RSUD Madi Paniai: Tabung Oksigen Meledak, 2 Polisi Jadi Korban

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengaku telah bertemu dengan perwakilan perusahaan di Polsek Cilincing dan masih menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang.

"Kalau saya yang penting itu ada tanggung jawab dan jangan sampai saya dirugikan. Masalahnya gini, kenapa saya bilang kayak gitu, ini kan saya tempat usaha, jadi ada hitung-hitungannya penghasilannya tiap hari," tambah dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
43 Tahun Suara Surabaya, Khataman Al-Qur’an Jadi Wujud Syukur dan Doa Bersama
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Trauma, Mantan ART Takut Bertemu Erin
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kesaksian Eks Manajer Ruben Onsu, Ungkap Kalimat Permohonan Bensu untuk Orbitkan Sarwendah
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Bahlil Diminta Prabowo Tak Naikkan Harga BBM dan LPG Subsidi
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Ternyata ini Penyebab Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertamina Buka Suara
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.