Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kompol Sugeng Sulistiyono Kapolsek Balongbendo dalam keterangan tertulisnya, menduga kecelakaan dipicu pengemudi mobil Honda Brio yang kehilangan konsentrasi hingga melaju terlalu ke kanan dan menabrak truk trailer dari arah berlawanan.
Korban meninggal dunia adalah Sugito (51), warga Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, dan Rizal Afifudin (34), warga Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Keduanya meninggal di lokasi kejadian setelah sepeda motor korban tertabrak truk trailer yang hilang kendali.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio bernopol S 1865 PM yang dikemudikan Bashori Alwi (56), warga Kecamatan Sooko, Mojokerto, melaju dari arah barat menuju timur atau Mojokerto-Surabaya.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga bergerak terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan truk trailer bernopol L 8249 UZ yang dikemudikan Anang Sudiebyo (47), warga Kecamatan Mojowarno, Jombang, yang melaju dari arah berlawanan.
Akibat benturan tersebut, Honda Brio berputar dan menghantam mobil Daihatsu Luxio bernopol S 1198 NA yang dikemudikan Nur Cahyono (44), warga Kecamatan Puri, Mojokerto.
Sementara itu, truk trailer kehilangan kendali dan oleng ke kanan. Kendaraan besar tersebut kemudian menabrak sepeda motor Honda Scoopy bernopol W 2553 NFK yang dikendarai Sugito dan sepeda motor Honda Beat bernopol L 6083 BAA yang dikendarai Rizal Afifudin.
Truk trailer baru berhenti setelah menabrak pagar rumah milik warga di sekitar lokasi kejadian.
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut yang membuat dua orang meninggal dunia, Rabu (10/6/2026). Foto: Istimewa.Sementara itu, AKP Yudhi Anugrah Putra Kasat Lantas Polresta Sidoarjo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
“Kami masih menyelidiki lebih lanjut kasus ini untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, faktor utama kecelakaan diduga berasal dari kurangnya konsentrasi pengemudi Honda Brio yang diduga mengalami microsleep saat berkendara.
Polisi menyebut tidak ditemukan faktor lain yang memengaruhi kecelakaan, baik dari kondisi kendaraan, sarana jalan, maupun cuaca. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, mencari saksi-saksi, serta melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Penanganan kasus kini dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta. (ham/faz)




