JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasannya terus maju sebagai calon presiden hingga akhirnya terpilih pada 2024 setelah empat kali gagal dalam pemilihan-pemilihan sebelumnya.
Saat membuka Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas Hipmi) XIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026), Prabowo menyebut banyak pihak yang mempertanyakan alasannya terus bertarung di Pemilihan Presiden.
"Saudara-saudara, saya tadi dikatakan berapa kali maju jadi presiden? Tadi disebut tiga kali kalah, salah, empat kali kalah. Iya. Saya usaha dari presiden dari 2004 konvensi golkar iya kkan. 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. Lima kali, empat kali kalah," kata Prabowo, Rabu.
Baca juga: Prabowo: RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ke-4 di 2045 Jika Kita Pandai
"Orang bingung, sudah 4 kali kalah masih mau maju lagi," ujar dia melanjutkan.
Prabowo bahkan menyebutkan bahwa ada analis-analis yang menilai Prabowo begitu ingin menjadi presiden karena mencalonkan diri sampai berkali-kali.
Ia mengeklaim, tekadnya maju sebagai calon presiden tidak didasari oleh keinginan menduduki jabatan semata.
Prabowo mengatakan, ia berniat terus maju sebagai calon presiden karena melihat Indonesia sedang bergerak menuju arah yang salah sejak dekade 1990-an lalu.
Baca juga: Prabowo di Munas HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
"Saudara-saudara, kenapa saya ingin jadi presiden? Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an, Indonesia menujuu arah yang salah, saya sudah melihat," kata Prabowo.
Ia pun menegaskan bahwa jabatan presiden yang disandangnya bukanlah pekerjaan mudah.
"Saya bukan mau jadi presiden hanya untuk jadi presiden. Lo kira enak? Iya kan," kata Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang