Pembalap Gokar 14 Tahun Asal Tangerang Wakili Indonesia di Italia

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Talenta muda asal Kabupaten Tangerang kembali mencuri perhatian. Bayu Anantha Depthios, pembalap gokar berusia 14 tahun dari Kelapa Dua, mendapat kesempatan langka mewakili Indonesia di ajang bergengsi Sodi World Series (SWS) International E-Final 2026 yang berlangsung di Rush Speed Arena, Sicilia, Italia, pada 11-13 Juni 2026.

Bayu tidak berangkat sendirian. Ia bersama lima pembalap lainnya yang tergabung dalam tim Barcode Gokart dipercaya membawa nama Merah Putih untuk bersaing dengan pembalap dari lebih dari 50 negara dalam kategori Junior Cup dan Senior.

Baca Juga :
KONI Klungkung Pasang Target Tinggi, 653 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porjar Bali 2026
PP PORDASI Perkuat Aspek Keselamatan Atlet dalam Pengembangan Olahraga Berkuda

"Saya berangkat bersama tim dari Barcode Gokart untuk mewakili Indonesia. Semoga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," ujar Bayu.

Kesempatan tampil di Italia bukan didapat secara instan. Bayu berhasil mengamankan tiket ke ajang dunia tersebut setelah menunjukkan performa impresif dengan beberapa kali meraih gelar juara pertama dalam kompetisi e-SWS yang digelar di Sirkuit Barcode Gokart, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menjelang keberangkatan, Bayu mengaku telah melakukan berbagai persiapan, terutama untuk meningkatkan kondisi fisik dan daya tahan saat balapan.

"Yang pasti latihan untuk ketahanan fisik selama balapan. Karena balapan di trek kecil harus benar-benar fokus," katanya.

Menariknya, Bayu baru mengenal dunia gokar pada awal 2025. Meski terbilang pendatang baru, kegigihannya dalam berlatih dan rutin mengikuti kompetisi membuat kemampuannya berkembang pesat hingga mampu menembus level internasional.

Menurut Bayu, tantangan dan sensasi adrenalin menjadi alasan utama dirinya jatuh cinta pada olahraga balap gokar.

"Saya menyukai olahraga ini karena memberikan banyak tantangan dan adrenalin. Saya senang saat berada di atas gokar karena tidak perlu memikirkan yang lain, hanya fokus balapan," ungkapnya.

Sebelum terbang ke Italia, Bayu didampingi kedua orang tuanya, Herson Depthios dan Dinar Susilo, menemui Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Tangerang, Cecep Mulyadi, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu.

Dalam kesempatan itu, keduanya memberikan dukungan dan doa agar Bayu mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

"Kami sebagai perwakilan pemerintah daerah merasa bangga dan akan terus mendukung talenta muda yang ada di Kabupaten Tangerang. Pembinaan terhadap atlet muda dan olahraga baru terus kami lakukan," kata Eka Wibayu.

Baca Juga :
Jalan Menuju Panggung Asia Dimulai dari Perebutan Gelar Basket Kampus Indonesia
Kompetisi Mahasiswa Berpotensi Jadi Tulang Punggung Pembinaan Atlet Indonesia
Drama Penalti dan Tabrakan Warnai Moto3 Hungaria, Veda Ega Finis ke-16

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas Indonesia Tampil Efektif saat Tekuk Mozambik, Pengamat Soroti Perbedaan Fisik
• 12 jam lalubola.com
thumb
Luhut Sebut Prabowo Siapkan Bansos Rp 5,4 Juta/Orang, Penyaluran Berbasis AI
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kiai Lirboyo: Jika Benar Dilaksanakan, Haji akan Menghilangkan Kefakiran
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa Terkait Edit dan Unggah Foto Tanpa Izin
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Aftech Ungkap Penyebab Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang di Pindar
• 14 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.