Dikutip Grid.ID dari TribunBisnis pada Rabu (10/6/2026), seorang driver ojek online bernama Adi yang ditemui di SPBU Poltangan Raya, Jakarta Selatan pun mengungkap pendapatnya. Dirinya mengatakan bahwa kenaikan ini tentu akan berdampak pada banyak hal.Namun, sejauh ini ia masih menggunakan BBM jenis Pertalite yang harganya masih tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan. Meskipun begitu, ia mengaku khawatir jika Pertalite juga akan mengalami lonjakan harga."Saya kan memang gak pake Pertamax ya, pakai Pertalite jadi saat ini belum berpengaruh, kecuali nanti kalau Pertalite ikut naik, pasti jadi berpengaruh ke saya," jelasnya.Dirinya pun berharap agar pemerintah tidak menaikkan harga Pertalite. Pasalnya, ia khawatir hal ini akan berdampak ke pekerjaannya.Tak hanya itu, ia juga berharap agar harga Pertamax bisa turun lagi. Bukan tanpa sebab, menurutnya, hal ini berkaitan dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan para pengguna Pertamax jika BBM ini mengalami kenaikan."Kalau BBM naik seharusnya tarif nya menyesuaikan, ya mudah-mudahan turun lagi deh (harga Pertamax) biar kita gak berat di operasional hariannya," lanjutnya.Sedangkan driver ojek online lain, Deni (42) mengaku bahwa dirinya kini harus kembali memakai Pertalite. Hal ini ia lakukan demi menekan biaya pengeluaran."Saya sebenernya suka ganti-ganti, kalo Pertalite lagi antri saya ke Pertamax, tapi setelah ini kayanya ke Pertalite aja," jelasnya.Sama dengan Adi, Deni juga berharap agar pemerintah tidak menaikkan harga Pertalite. Pasalnya, ia tak lagi memiliki pilihan untuk menekan biaya operasional."Semoga Pertalite jangan dah ya (naik), soalnya ini kan buat bantu kita sehari-hari," sambungnya.Kenaikan harga BBM ini pun cukup menjadi polemik di masyarakat. Tentunya banyak yang berharap agar kenaikan tidak terus terjadi. (*)
Artikel Asli




