JAKARTA, KOMPAS.com - Kedua lift pada jembatan penyeberangan orang (JPO) Tapal Kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sudah kembali beroperasi, Rabu (10/6/2026).
“Lift-nya sudah berfungsi kembali,” kata Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, kepada Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Lift Nyala Enggak Ya?, Harap-harap Cemas Warga Sebelum Menyeberang di JPO Lenteng Agung
Perbaikan dilakukan dengan mengganti kabel yang sempat diputus oleh orang tak bertanggung jawab.
Rifki juga menyertakan video berisi petugas yang mengutak-atik mesin lift. Pada video terlihat, perbaikan ini dikerjakan pukul 15.31 WIB.
Pantauan Kompas.com pada Rabu malam, lift tersebut sudah digunakan lagi oleh warga.
Sesekali warga keluar masuk dari kotak berdinding kaca itu. Meskipun AC di dalam lift belum aktif, tetapi warga bersyukur. Terlebih para lansia (lanjut usia).
“Bersyukur banget lah. Kayak saya, umur saya nih (lelah) naik turun tangga,” kata seorang pengguna JPO, Feni (76), saat ditemui di lokasi.
Menurut Feni, lift ini sudah mati sekitar satu pekan yang lalu. Dia pun bersyukur bisa menggunakan lift lagi setelah harus dipaksa naik-turun tangga dengan bantuan cucunya.
Ungkapan yang sama juga diutarakan Marsani (64) yang terlihat terburu-buru melintasi jembatan untuk pergi ke masjid.
Baca juga: Vandalisme dan Terkendala Listrik Jadi Biang Kerok Lift JPO di Jaksel Mati Berbulan-bulan
Setelah keluar dari lift, dia berjalan cepat untuk mencapai lift satu lagi. Marsani sangat berharap agar lift tidak rusak lagi ke depannya.
“Ya alhamdulillah, sangat terbantu. Semoga tetap bisa berfungsi terus,” kata dia dengan senyum merekah.
Lift di sisi jalan arah Tanjung Barat sebetulnya cukup tersembunyi.
Hal ini membuat beberapa orang yang berjalan dari sisi kampus IISIP tak dapat melihat kondisi lift.
Namun, tanda-tanda lift sudah bisa digunakan sebetulnya bisa dilihat dari tangga landai menuju lift yang tidak lagi tertutup kayu.
Meskipun lift sudah aktif kembali, beberapa orang tetap memilih menggunakan tangga. Seperti Asep (40), seorang pedagang yang menggendong sejumlah wadah di bahunya.