LAMPUNG, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto berpendapat Indonesia membutuhkan pengusaha yang militan, semangat, cerdas, dan tidak kenal menyerah.
Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidatonya di pembukaan saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII tahun 2026, di Lampung, Rabu (10/6/2026).
“Saudara-saudara, inti-intinya sudah saya sampaikan. Kita butuh pengusaha-pengusaha yang militan, yang semangat, yang cerdas, yang tidak mengenal menyerah,” kata dia.
“Jatuh bangkit lagi. Jatuh bangkit lagi. Jatuh lagi bangkit lagi, dan selalu saya titip kita harus bersatu, gotong-royong,” ucapnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo: RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar ke-4 di 2045 Jika...
Menurut Prabowo, jika ada pihak yang menghasut dan memecah belah bangsa, diyakini bahwa pihak tersebut bekerja bukan untuk Indonesia.
“Kalau ada yang menghasut, mecah belah, yakinlah dia bekerja untuk orang lain, bukan untuk orang Indonesia. Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir, biar nyinyir, nyinyir, nyinyir. Ingat ajaran dari guru-guru kita, biar anjing menggonggong, kafilah tetap terus,” ucapnya.
“Kita berada di jalan yang benar. Kita akan menuju kemenangan dan kehebatan. Saudara-saudara sekalian,” kata dia.
Prabowo juga mengatakan, dulu saat pejuang Indonesia menyatakan kemerdekaan, banyak juga pihak yang nyinyir.
“Dulu waktu pejuang-pejuang kita, waktu mereka mengatakan merdeka, banyak juga yang nyinyir. Merdeka? Bagaimana kita mau merdeka bikin peniti saja tidak bisa dulu kan begitu,” ujarnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- presiden ri
- presiden prabowo
- prabowo subianto
- munas hipmi
- hipmi





