Pengacara Duga Ada Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Firman Pangaribuan, mengungkapkan adanya dugaan manipulasi atau pengubahan bukti elektronik dalam perkara tudingan ijazah palsu yang menyeret Roy Suryo. Menurutnya, dugaan itu masih harus diuji dan dibuktikan melalui proses persidangan di pengadilan.

"Makanya dugaannya seperti itu. Nanti kita eksaminasi di dalam persidangan. Kan ini masih dugaan kita, oke. Kan harus dites nanti," kata Firman dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Babak Baru, Berkas Lengkap, Ijazah Diuji!" yang tayang di iNews, Rabu (10/6/2026).

Firman menilai pihak yang kini berstatus tersangka dalam perkara tudingan ijazah palsu Jokowi diduga menarik kesimpulan bahwa ijazah tersebut palsu tanpa terlebih dahulu memeriksa dokumen aslinya.

Baca Juga :
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Hampir Setahun Menggantung, Begini Jawaban Polda Metro

Ia menjelaskan dugaan pengubahan itu berkaitan dengan proses analisis Roy Suryo cs terhadap dokumen yang disebut bukan dokumen asli. Analisis tersebut, kata dia, dilakukan dengan berbagai cara hingga kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa dokumen tersebut palsu.

"Dia melakukan analisis terhadap sesuatu hal yang bukan aslinya, dengan menggunakan mekanisme dan sebagainya, dengan menggunakan potongan-potongan dan sebagainya, di-zoom dan sebagainya, mengatakan bahwa pokoknya ini palsu. Dan itu di-broadcast sampai sekarang," ujarnya.

Firman juga menyinggung adanya dugaan pengubahan pada bukti elektronik yang menjadi perhatian dalam perkara tersebut. Namun, ia menegaskan seluruh dugaan tersebut nantinya akan diuji dalam persidangan.

Baca Juga :
Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Tuduhan Ijazah Palsu, Ini Pernyataan Lengkapnya!

"Pengubahannya adalah, dan tadi disampaikan, jika ada pengubahan gini-gini sehingga ada yang di-trigger, itu kena. Ya, itu yang terjadi," katanya.

(Rahman Asmardika)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Listrik di Bekasi Padam Sejak Pagi, Warga Tak Bisa Masak hingga Tunda Garap Skripsi
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Indonesia Miliki 277 GW Potensi Energi Angin Lepas Pantai yang Belum Tersentuh
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Perak Antam Turun Banyak, Hari Ini Dijual Rp44.050/Gram
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPK BSI (BRIS) Tembus Rp382 Triliun hingga April 2026
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga emas UBS-Galeri24 stabil, Antam turun di Pegadaian Rabu pagi
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.