BEKASI, KOMPAS.com – Sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Bekasi mengalami pemadaman listrik, Rabu (10/6/2026).
Kondisi tersebut mengganggu berbagai aktivitas warga, mulai dari memasak, mencuci, hingga menyelesaikan pekerjaan dan tugas kuliah.
Salah satu warga yang terdampak, Adika Fadhil (31), warga Villa Mas Garden, Bekasi Utara, mengaku listrik di rumahnya padam sejak pukul 07.30 WIB tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
Baca juga: 5 Jam Mati Listrik di Depok, Warga Kesal Tak Ada Informasi dari PLN
Menurut Adika, pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak membuat sejumlah aktivitas rumah tangga terhambat.
"Dampaknya, istri jadi enggak bisa masak di rumah. Aktivitas kayak nyuci baju dan alat makan juga tertinggal. Mandi juga dari sisa tampungan air," ujar Adika.
Ia mengatakan, berbagai pekerjaan rumah tangga akhirnya harus ditunda hingga listrik kembali menyala.
"Itu semuanya tertunda. Karena handphone juga lowbatt, jadi harus keluar rumah dan cari tempat makan yang bisa numpang charger," katanya.
Keluhan serupa disampaikan Devi (25), warga Babelan, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku mengalami pemadaman listrik sejak pukul 10.00 WIB.
Menurut Devi, kondisi tersebut membuat dirinya tidak bisa mengerjakan skripsi di rumah karena laptop yang digunakan hanya dapat berfungsi saat tersambung dengan aliran listrik.
"Jadi tertunda ngerjain skripsinya. Terus kan wifinya juga enggak connect (menyambung)," ujar Devi.
Baca juga: Vandalisme dan Terkendala Listrik Jadi Biang Kerok Lift JPO di Jaksel Mati Berbulan-bulan
Selain itu, pemadaman listrik juga membuatnya harus membeli makanan di luar rumah dan menunda pekerjaan mencuci pakaian.
Devi mengatakan, aliran listrik di rumahnya baru kembali normal sekitar pukul 16.00 WIB.
"Ke depan kalau ada pemadaman tolong diinfo dong. Jadi saya ada persiapan," kata dia.
Sementara itu, Nesya (22), warga Perwira, Bekasi Utara, mengaku juga tidak menerima informasi apa pun terkait pemadaman listrik yang terjadi di wilayahnya.