Jakarta, VIVA – PLN Memberikan penjelasan terkait pemadaman aliran listrik hingga beberapa jam kemarin di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu terjadi termasuk di Pulau Madura, bukan karena terjadi kelangkaan pasokan listrik.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura Fahmi Fahresi menyatakan, pemadaman yang terjadi di sejumlah daerah, bergantung pada kondisi sistem setempat, kebutuhan operasional, maupun pekerjaan teknis yang sedang dilakukan.
"Ini terjadi karena dalam pengoperasian sistem kelistrikan, PLN senantiasa melakukan pengaturan dan penyesuaian operasional secara terukur untuk menjaga keandalan sistem serta memastikan kualitas layanan kepada pelanggan tetap terjaga," katanya dalam keterangan pers yang disampaikan di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu, 10 Juni 2026.
Seperti diketahui, asus pemadaman listrik serentak di sejumlah daerah hingga berjam-jam pada 9 Juni 2026, seperti Depok, Bogor, Gresik dan sebagian di Pulau Madura, yakni di Kabupaten Pamekasan. PLN secara berkelanjutan juga melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik dari tahun ke tahun.
Menurut Fahmi, upaya tersebut dilakukan melalui penguatan infrastruktur kelistrikan, pemeliharaan dan peningkatan keandalan jaringan, optimalisasi operasi sistem, serta koordinasi intensif dengan seluruh unit dan pihak-pihak terkait termasuk pemerintahan setempat.
"Untuk wilayah Madura, PLN juga terus melakukan penguatan sistem kelistrikan dan pemeliharaan jaringan secara bertahap dan terukur," katanya.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan guna memastikan pasokan listrik tetap andal, sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan masyarakat, pelanggan dan sektor usaha ke depan. (Ant)





