Pengacara Duga Ada Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi

rctiplus.com
18 jam lalu
Cover Berita
Pengacara Duga Ada Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah JokowiNasional | okezone | Rabu, 10 Juni 2026 - 21:26

JAKARTA - Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Firman Pangaribuan, mengungkapkan adanya dugaan manipulasi atau pengubahan bukti elektronik dalam perkara tudingan ijazah palsu yang menyeret Roy Suryo. Menurutnya, dugaan itu masih harus diuji dan dibuktikan melalui proses persidangan di pengadilan.

"Makanya dugaannya seperti itu. Nanti kita eksaminasi di dalam persidangan. Kan ini masih dugaan kita, oke. Kan harus dites nanti," kata Firman dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Babak Baru, Berkas Lengkap, Ijazah Diuji!" yang tayang di iNews, Rabu (10/6/2026).

Firman menilai pihak yang kini berstatus tersangka dalam perkara tudingan ijazah palsu Jokowi diduga menarik kesimpulan bahwa ijazah tersebut palsu tanpa terlebih dahulu memeriksa dokumen aslinya.

Ia menjelaskan dugaan pengubahan itu berkaitan dengan proses analisis Roy Suryo cs terhadap dokumen yang disebut bukan dokumen asli. Analisis tersebut, kata dia, dilakukan dengan berbagai cara hingga kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa dokumen tersebut palsu.

Baca Juga:Bertambah 3 Orang, Jumlah Jamaah Haji Meninggal di Saudi Jadi 23

"Dia melakukan analisis terhadap sesuatu hal yang bukan aslinya, dengan menggunakan mekanisme dan sebagainya, dengan menggunakan potongan-potongan dan sebagainya, di-zoom dan sebagainya, mengatakan bahwa pokoknya ini palsu. Dan itu di-broadcast sampai sekarang," ujarnya.

Firman juga menyinggung adanya dugaan pengubahan pada bukti elektronik yang menjadi perhatian dalam perkara tersebut. Namun, ia menegaskan seluruh dugaan tersebut nantinya akan diuji dalam persidangan.

"Pengubahannya adalah, dan tadi disampaikan, jika ada pengubahan gini-gini sehingga ada yang di-trigger, itu kena. Ya, itu yang terjadi," katanya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Natalius Pigai Tugaskan 110 Mediator Non-hakim di Pengadilan
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Tak Sampai 30 Liter, Isi Pertamax Suzuki S-Presso Sekarang Rp 400 Ribuan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Beredar Nama 20 Orang Terkait Korupsi MBG, Ketua DPRD Jateng Terkejut, Tegaskan tak Kenal Sony
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cara Mudah dan Gratis Nonton Piala Dunia 2026 Pakai STB di TV
• 10 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pemain bersaudara kandung di Piala Dunia 2026, tidak semua satu tim
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.