MOJOKERTO, iNews.id – Peristiwa unik sekaligus menggelitik hingga mengundang keharuan terjadi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Seorang pelaku pencurian mengirimkan secarik surat berisi permintaan maaf kepada korbannya.
Aksi menggelitik sekaligus menyita perhatian ini menimpa toko kelontong milik Alfin Setyo Tunggal (33), warga Desa Jabon Tegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Dalam surat tersebut, pelaku mengaku nekat mencuri demi membayar biaya semester sekolah anaknya. Pelaku juga berjanji akan mengembalikan uang yang dicurinya sebesar Rp352.000 jika kelak sudah menerima gaji dalam tempo dua pekan ke depan.
Baca Juga:3 Irjen Pol Digeser ke Baharkam Polri pada Mutasi Mei 2026, Ada Kapolda Bengkulu“Mohon maaf pak, buk. Kulo kaet kerjo gaji digantung. Bapak/Ibu, ngapunten sengkata. (Mohon maaf pak, buk. Saya sejak kerja gaji digantung. Bapak/Ibu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya). Saya kepepet pak buk, butuh uang nyari utangan gak ada buat bayar semester anak saya. Kalo gak bayar gak ikut. Uang bapak 352.000, saya gajian 2 minggu lagi saya kembalikan 400.000. Mohon maaf pak buk, sekolah anak saya gak bisa ditunda. Saya pertama kali mencuri. Saya gak bakal ulangi lagi.”
Peristiwa bermula saat pelaku menyatroni toko kelontong milik Alfin. Namun, aksi pelaku tidak berjalan mulus karena gerak-geriknya yang mencurigakan langsung diketahui oleh pemilik rumah.
Pemilik toko, Alfin Setyo Tunggal menceritakan, awalnya merasa curiga melihat seorang pria tak dikenal keluar masuk ke dalam rumah dan tokonya dengan mengenakan masker. Alfin kemudian berinisiatif mendatangi pelaku dan langsung menangkapnya. "Saya curiga karena (pelaku) keluar masuk rumah saya," kata Alfin, Rabu (10/6/2026).
Saat digeledah, pemilik toko menemukan sejumlah rokok dan uang tunai yang hendak dibawa kabur pelaku. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sempat tersulut emosi hingga memberikan beberapa pukulan dan tendangan kepada pelaku.
Namun, karena merasa kasihan dan pelaku bersedia mengembalikan seluruh barang yang dicurinya, Alfin bersama warga akhirnya sepakat untuk melepaskan pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut.
Baca Juga:Profil Adex Yudiswan, Jenderal Polri yang Terjun ke Hutan Latimojong Gendong Jasad Korban Pesawat JatuhKejutan justru datang sehari pascakejadian. Saat pagi hari, Alfin dikejutkan dengan penemuan sebuah amplop putih yang tergeletak di area tokonya. Setelah dibuka, amplop tersebut ternyata berisi secarik kertas dari pelaku pencurian yang dilepaskannya kemarin.
Dalam surat itu, pelaku menuliskan permohonan maaf yang mendalam karena telah nekat mencuri di toko Alfin. Pelaku berdalih terpaksa melakukan aksi kriminal tersebut karena terdesak kebutuhan biaya untuk membayar uang semesteran sekolah anaknya.
Tak hanya meminta maaf, di akhir suratnya pelaku juga berjanji pria yang jantan untuk mengembalikan uang yang pernah ia incar begitu sudah menerima gaji.
#jatim




