Dapur MBG di Jombang Berhenti Operasi Sementara Bertambah, Kini jadi 45 SPPG

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Dapur MBG di Jombang Berhenti Operasi Sementara Bertambah, Kini jadi 45 SPPGNasional | inews | Kamis, 11 Juni 2026 - 03:33Dengarkan Berita

JOMBANG, iNews.id – Jumlah dapur MBG atau Makan Bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Jombang yang berhenti operasi sementara bertambah menjadi 45 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). 

Pemberhentian ini dilakukan serentak setelah yayasan pemilik dapur kehabisan anggaran operasional akibat belum adanya transfer dana dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Kondisi puluhan dapur SPPG di Jombang kini tampak sepi tanpa aktivitas. Biasanya, dana operasional dari BGN rutin dikirimkan setiap satu pekan sekali, tepatnya pada akhir pekan. Namun, keterlambatan transfer kali ini membuat dapur-dapur tersebut tidak mampu lagi membeli bahan baku untuk memasak. 

Dampaknya, pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasa dikirimkan ke berbagai sekolah kini terhenti total. Pihak pengelola mengaku tidak memiliki solusi lain selain menghentikan sementara seluruh kegiatan masak-memasak sampai dana dari BGN pusat dicairkan. 

Baca Juga:Profil Adex Yudiswan, Jenderal Polri yang Terjun ke Hutan Latimojong Gendong Jasad Korban Pesawat Jatuh

Kebutuhan dana untuk program ini tergolong besar. Sebagai contoh, di SPPG Tambakrejo 7 Kecamatan Jombang, BGN biasanya rutin mentransfer dana sekitar Rp100 juta setiap akhir pekan. Anggaran tersebut digunakan untuk memproduksi sekitar 1.700 porsi Makan Bergizi Gratis bagi para siswa.

Berdasarkan data dari Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Jombang, jumlah SPPG yang mogok beroperasi terus bertambah hingga mencapai 45 titik pada hari ini. 

Merespons masalah ini, Korwil BGN Kabupaten Jombang langsung mengambil langkah cepat. Pihaknya meminta seluruh kepala SPPG terdampak untuk segera menyusun dan mengirimkan laporan resmi ke BGN pusat agar kendala teknis ini bisa langsung ditangani.

"Kami meminta seluruh kepala SPPG segera membuat laporan kepada BGN pusat agar segera mendapat penanganan dan dananya dapat segera dicairkan," ujar Korwil BGN Kabupaten Jombang, Deni Setiawan Hakim, Rabu (10/6/2026).

Deni berharap, BGN pusat bisa segera mempercepat proses transfer dana operasional tersebut dalam waktu dekat. Hal ini penting agar puluhan dapur SPPG di Jombang bisa kembali mengepul dan menyalurkan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah.

Baca Juga:Mutasi Mei 2026, 8 Kombes Pol Dipindah Jadi Direktur di Polda

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang buka suara soal isu operasional sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti sementara karena dana dari BGN belum cair. Nanik mengatakan dana operasional untuk dapur MBG sudah dicairkan sejak Jumat pekan lalu.

"Ada bagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat. Jadi memang ada beberapa yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan," kata Nanik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, BGN sudah mencairkan Rp5 triliun untuk operasional dapur MBG, termasuk di Aceh. Dia menuturkan isu terkait pencairan dana tersebut hanya masalah teknis.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Pertamax Melonjak, Ramai-Ramai Warga Beralih ke Pertalite
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cara Nonton Piala Dunia 2026, Disiarkan di Mana Saja?
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Revolusi Pemadam Kebakaran! Teknologi Canggih Gunakan “Gelombang Suara” untuk Memadamkan Api
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
John Herdman Ungkap Beckham Putra Bersaing dengan Ragnar Oratmangoen di Timnas Indonesia, Minta Pembuktian di Piala AFF 2026
• 9 jam lalubola.com
thumb
Benarkah Rekrutmen CPNS 2026 Dimulai Bulan Juni? Simak Klarifikasi BKN!
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.