Rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri HAM Natalius Pigai pada Rabu (10/6/2026) berlangsung panas. Pigai mengeluhkan bahwa capaian kementeriannya tidak pernah mendapat apresiasi dari parlemen.
Awalnya, Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya menyoroti usulan anggaran Kementerian HAM yang dinilai terlalu fokus ke internal. Ia meminta Pigai memperbaiki skema agar lebih jelas arah dan manfaatnya.
"Jangan pelayanan ke dalam dulu, tunjukkan ketika ini diurus aktivis ini benar. Begitu, kita dukung semua. Bahkan anggaran kami bilang tadi kami bilang 'ini kurang', kita ingin tambah triliunan tapi apa tadi kenapa bisa begini? Kami ini dukung, gak mungkin, kita sama sama pejuang HAM, tapi skemanya ini tolong dibenahi," kata Willy, dikutip Kamis (11/6).
Pigai langsung menanggapi kritikan tersebut. Menurutnya, kementerannya sudah berprestasi, namun tidak pernah mendapatkan apresias dari DPR.
"Kami sudah berprestasi tapi bapak-ibu tidak pernah kasih apresiasi," ujar Pigai.
Willy menyebut bahwa DPR sebenarnya sedang mengapresiasi kinerja Pigai.
"Ini kita apresiasi, kakak tenang aja," jawab Willy.
Baca Juga: Usulan Sipil di Polri Bikin Ribut, Pigai Balik Serang DPR: Nanti Malu Kalau Saya Jelasin
Namun ia tetap menegaskan agar usulan anggaran diperbaiki dan disertai rencana jangka panjang yang jelas, minimal lima tahun ke depan.
"Baik, ibu-bapak semua, kita tunggu perbaikan ini, kemudian kita minta skema trajectory-nya minimal 5 tahun seperti apa, sehingga ketahuan porsi ini, porsi ini, sehingga promoting-nya di mana, pembangunan instrumennya gimana, SDM-nya seperti apa," ujarnya.





