Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa AS berhasil melaksanakan misi untuk memastikan melintasnya lebih dari 100 juta barel minyak dan 200 kapal dagang melalui Selat Hormuz.
Trump berkata dirinya telah menginstruksikan militer AS sejak bulan lalu untuk melaksanakan sebuah "misi rahasia" untuk mendukung kapal tanker dan kapal dagang melintasi Selat Hormuz dengan aman.
"Hari ini, saya dengan senang mengumumkan bahwa upaya tersebut berhasil menjamin lebih dari 100 juta barel minyak melintas dengan aman di Selat Hormuz hingga ke pasar terbuka," kata Presiden AS melalui platform Truth Social, Rabu.
Dalam operasi tersebut, lebih dari 200 kapal komersial telah berlayar "dengan aman" melintasi Selat Hormuz, ucap dia.
"Usaha yang sukses besar ini adalah karena Amerika Serikat, bukan Iran, yang mengendalikan Selat Hormuz," kata Trump.
"Militer mereka telah kalah, dan ekonomi mereka ambruk. Semuanya sudah berakhir bagi Iran!" ujar Presiden AS, menambahkan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: IRGC klaim serang Armada ke-5 AS di Bahrain
Baca juga: IMO ingatkan kapal-kapal tak lintasi Hormuz tanpa jaminan keamanan
Baca juga: Trump: Iran akan tanggung konsekuensi karena lambat berunding
Trump berkata dirinya telah menginstruksikan militer AS sejak bulan lalu untuk melaksanakan sebuah "misi rahasia" untuk mendukung kapal tanker dan kapal dagang melintasi Selat Hormuz dengan aman.
"Hari ini, saya dengan senang mengumumkan bahwa upaya tersebut berhasil menjamin lebih dari 100 juta barel minyak melintas dengan aman di Selat Hormuz hingga ke pasar terbuka," kata Presiden AS melalui platform Truth Social, Rabu.
Dalam operasi tersebut, lebih dari 200 kapal komersial telah berlayar "dengan aman" melintasi Selat Hormuz, ucap dia.
"Usaha yang sukses besar ini adalah karena Amerika Serikat, bukan Iran, yang mengendalikan Selat Hormuz," kata Trump.
"Militer mereka telah kalah, dan ekonomi mereka ambruk. Semuanya sudah berakhir bagi Iran!" ujar Presiden AS, menambahkan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: IRGC klaim serang Armada ke-5 AS di Bahrain
Baca juga: IMO ingatkan kapal-kapal tak lintasi Hormuz tanpa jaminan keamanan
Baca juga: Trump: Iran akan tanggung konsekuensi karena lambat berunding





