Pertumbuhan aktivitas konferensi pascapandemi mendorong perusahaan penyedia teknologi visual untuk memperluas portofolio klien ke segmen event.
IDXChannel — Pasar teknologi visual B2B di Indonesia menunjukkan dinamika baru. Setelah beberapa tahun terkonsentrasi pada klien korporasi statis seperti kantor, retail, dan fasilitas pendidikan, segmen event dan creative industry mulai menjadi tujuan penetrasi baru bagi pemain di sektor ini.
Indikasi tersebut tercermin dalam kerja sama PT. Fortu Digital Teknologi dengan SVO.AI selaku penyelenggara Indonesia Digital Marketing Conference (IDMC) 2026, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD pada 4–5 Juni 2026. Fortu Digital memasok lebih dari 20 unit digital signage dan interactive flat panel beresolusi 4K sebagai infrastruktur visual acara.
Potensi Pasar Teknologi Visual B2B di Indonesia
Pasar teknologi visual B2B di Indonesia ditopang oleh tiga kategori permintaan utama: instalasi korporasi (kantor, lobby, ruang rapat), ruang publik komersial (retail, mal, restoran), dan fasilitas pendidikan. Ketiga kategori ini memiliki karakteristik permintaan yang relatif stabil kontrak instalasi jangka panjang, perawatan berkala, dan pembaruan unit setiap beberapa tahun.
Pertumbuhan permintaan didorong oleh investasi korporasi pada modernisasi ruang kerja, kebutuhan retail untuk menampilkan konten promosi dinamis, serta program transformasi pembelajaran di sektor pendidikan. Ketiga driver ini diperkirakan terus berlanjut sejalan dengan agenda digitalisasi yang dijalankan banyak korporasi.
Pergerakan Pemain Visual Tech ke Segmen Event
Segmen event menawarkan karakter permintaan yang berbeda, proyek dengan volume unit besar dalam periode pendek, dengan margin yang potensial tinggi mengingat kebutuhan teknis spesifik dan value-add berupa layanan instalasi serta dukungan teknis di lapangan.
Sebelum pergeseran ini, segmen event umumnya didominasi vendor proyektor sewaan dan kontraktor backdrop cetak. Tuntutan peserta dan brand sponsor untuk pengalaman visual yang setara dengan konten digital sehari-hari mengubah lanskap kompetisi tersebut — membuka ruang bagi vendor teknologi visual dengan produk yang lebih canggih.
Diversifikasi Portofolio sebagai Strategi Pertumbuhan
Bagi perusahaan teknologi visual B2B, diversifikasi portofolio klien lintas sektor merupakan strategi pertumbuhan yang relevan. Penyebaran klien di berbagai industri meningkatkan ketahanan revenue perusahaan terhadap fluktuasi belanja modal pada satu sektor tertentu, sekaligus membuka peluang cross-selling ke proyek-proyek berikutnya.
Fortu Digital, sebagai contoh, sudah mencatatkan klien lintas sektor meliputi otomotif (PT. Denso Indonesia, Honda Motors), energi (PT. PLN), dan pendidikan tinggi (Universitas Tarumanagara). Masuknya ke segmen event melalui IDMC 2026 menambah dimensi baru pada portofolio tersebut.
Studi Kasus: Fortu Digital di IDMC 2026
Untuk IDMC 2026, Fortu Digital memasok unit digital signage yang ditempatkan di area entrance, booth sponsor, dan conference hall, serta unit interactive flat panel (IFP) di sejumlah classroom atau ruang sesi paralel. Unit IFP yang dipasok dilengkapi resolusi 4K dan fitur conference call untuk mendukung format konferensi hibrida.
Kerja sama ini berperan sebagai referensi proyek skala besar di sektor event yang dapat menjadi modal kredibilitas untuk klien sejenis di masa depan.
"Industri event di Indonesia memang menunjukkan pertumbuhan yang menarik untuk diamati. Karakteristik bisnisnya berbeda dengan instalasi korporasi reguler proyek dengan volume besar dalam periode pendek menuntut perencanaan dan eksekusi yang lebih cepat. Karena itu, segmen ini mendapat perhatian lebih dari banyak pemain di industri kami," ungkap Jovian Alvin, CEO Fortu Digital.
IDMC 2026: Martech Expo Terbesar di Indonesia
IDMC 2026 diposisikan sebagai konferensi dan martech expo terbesar di Indonesia. Mengusung tema MOVE • ADAPT • PLAY, acara dua hari ini menghadirkan pembicara internasional seperti Neil Patel dan Peng Joon, serta segmen-segmen Creator Engine, Growth Strategist, Brand Story, dan Tech Enabler.
Outlook Sektor Teknologi Visual B2B
Ke depan, segmen-segmen baru di pasar teknologi visual B2B Indonesia termasuk event, ritel modern, dan ruang publik komersial diperkirakan akan menjadi pendorong pertumbuhan utama bagi pemain di sektor ini. Kemampuan vendor untuk beradaptasi dengan karakter bisnis di tiap segmen, sekaligus mempertahankan kualitas produk dan layanan, akan menjadi pembeda kompetitif yang menentukan.
Bagi investor maupun pelaku industri, dinamika sektor ini layak diamati lebih lanjut sebagai salah satu segmen B2B yang menunjukkan momentum pertumbuhan jelas di Indonesia.
(Shifa Nurhaliza Putri)





