Tembok Penahan Tanah Longsor di Bandung, Diduga Tak Kuat Menahan Beban Kendaraan

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, longsor pada Rabu, 10 Juni 2026 malam. Longsor diduga terjadi akibat tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas serta diperparah oleh kondisi tanah yang labil.

Peristiwa tersebut terjadi saat proyek pembangunan TPT masih berlangsung. Material tanah bersama sebagian badan jalan ambruk ke arah tebing dan nyaris menimpa rumah warga yang berada di bawahnya.

Baca Juga :
Banyak Orang Belum Tahu, Skuter Listrik Punya Keistimewaan Ini
Terpopuler: Mobil Bekas Rp150 Juta, Wilayah Paling Sepi Kendaraan, dan Aturan Baru Mobil Hybrid China

Kondisi longsor menyebabkan sebagian badan jalan mengalami kerusakan dan memicu kekhawatiran warga akan terjadinya longsor susulan, terutama saat hujan turun atau ketika kendaraan berat melintas di lokasi.

Ketua RW setempat, Rani, mengatakan kawasan tersebut memang dikenal rawan longsor dan sudah beberapa kali mengalami kejadian serupa. Pembangunan TPT dilakukan sebagai upaya memperkuat tebing agar tidak kembali mengalami pergerakan tanah.

"Namun demikian, beban kendaraan yang melintas di atas jalan serta kondisi tanah yang tidak stabil diduga menjadi faktor pemicu terjadinya longsor setinggi 10 meter dengan lebar longsoran 15 menter," katanya.

Meski tidak ada rumah yang terdampak langsung oleh material longsoran, Rani mengatakan warga tetap waspada. Pasalnya, di bawah tebing terdapat sejumlah rumah yang berpotensi terancam apabila terjadi longsor susulan.

Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, petugas bersama warga memberlakukan sistem lalu lintas bergantian di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian badan jalan telah terkikis dan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan dalam jumlah besar.

"Wilayah ini memang rawan longsor dan sudah beberapa kali terjadi kejadian serupa. Saat ini kami bersama petugas terus memantau kondisi tebing dan mengimbau warga maupun pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama saat hujan turun."katanya.

Hingga kini, warga dan petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi longsor. Pengendara yang melintasi Jalan Dago diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi pengaturan lalu lintas yang diberlakukan guna menghindari risiko kecelakaan maupun longsor susulan.

Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung

Baca Juga :
Pemilik Kendaraan Makin Selektif Memilih Oli
Kabar Baik! Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta 1 Juni-31 Agustus
Polisi Beri Waktu Setahun Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Asli Pemilik Lama

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kajari Medan Jawab Tudingan Peras Kontraktor di NTT: Fitnah
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Citra Borneo Utama (CBUT) Siap Pacu Kinerja di 2026, Program B50 Jadi Katalis
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Thariq Halilintar dan Aaliyah Bantah Terlibat Kasus Penipuan Umrah Hanania: Murni Kerja Sama
• 20 jam laludisway.id
thumb
Indonesia Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U19, Nova Arianto Optimistis
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.