Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet TerdampakNasional | inews | Kamis, 11 Juni 2026 - 08:43

BANDUNG, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan penertiban dan pemotongan kabel udara telekomunikasi yang dinilai mengganggu estetika dan kerapian tata kota. Kebijakan tersebut berdampak pada terganggunya layanan internet bagi ribuan pelanggan di sejumlah wilayah.

Salah satu penertiban dilakukan di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Petugas memotong kabel udara yang dinilai semrawut dan mengganggu keindahan kawasan perkotaan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan bahwa program penataan kabel udara dilakukan di 36 ruas jalan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata ruang kota yang lebih tertib dan nyaman. 

Menurutnya, pemerintah telah berkoordinasi dengan para penyedia layanan internet sebelum pelaksanaan penertiban. 

"Saya minta seluruh pelaku dari Apjatel, Apji, para operator, internet provider serta dari PT BII untuk melakukan lagi kesepakatan kapan mereka siap dan langsung dipotong. Kalau kita sebagai regulator tetap akan melakukan pemotongan," ujar Farhan. 

Baca Juga:Puluhan Orang Tewas di Papua, Pigai: Perlu Keputusan Politik Tingkat Tinggi Akhiri Konflik!

Dia menegaskan, langkah tersebut telah dirancang agar tidak menimbulkan gangguan besar terhadap pelayanan publik maupun menyebabkan pemadaman layanan internet secara menyeluruh. 

Meski demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk meminimalkan dampak kepada masyarakat.

Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Barat, Geary M Fherza mendukung program penataan kabel udara, tetapi menilai tenggat waktu pelaksanaan yang diberikan terlalu singkat. Kondisi itu menyebabkan proses penyesuaian jaringan tidak dapat dilakukan secara optimal.

Akibatnya, lebih dari 4.000 pelanggan internet mengalami gangguan layanan. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pelanggan rumah tangga, tetapi juga sektor usaha seperti ritel, hotel, dan berbagai layanan lainnya yang bergantung pada koneksi internet.

"Yang terdampak ada 4.772 customer berbagai macam segmentasi. Pertama yang paling besar itu segmen ritel rumahan, korporat dan pendidikan. Ini yang banyak terdampak, sisanya pemerintahan dan lain-lain," ucap Geary.

Baca Juga:Momen Gibran Bagi-Bagi Sepeda ke Santri saat Haul Mbah Wahab

Pemkot Bandung memastikan gangguan yang terjadi bersifat sementara. Pemkot bersama pihak terkait saat ini terus melakukan percepatan pemulihan jaringan yang terdampak penataan kabel udara sepanjang sekitar satu kilometer tersebut agar layanan internet dapat kembali normal dalam waktu dekat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teknologi Phytosomes Obat Herbal Solusi Untuk Kunyit dan Teh Hijau Susah Diserap
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bos Buruh Ini Respons Efek Said Iqbal Masuk Lingkaran Istana, Ucap ini
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Andalkan Reno Salempessy dan Mathew Baker Lawan Australia
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Tak Hanya di Indonesia, PLN Indonesia Power Incar Proyek Energi Bersih di Amerika Latin
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
PMI Jakarta Utara Buka Lowongan Kerja Juni 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.