Pembelian Listrik SPKLU di Wilayah Parepare Melonjak 2 Kali Lipat, PLN Bakal Tambah Unit

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare mencatat lonjakan signifikan dalam pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pada periode Januari hingga April 2026, volume transaksi pengisian daya kendaraan listrik di wilayah kerja Parepare dan sekitarnya atau Ajatappareng meningkat hingga dua kali lipat secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kenaikan ini dipicu meningkatnya adopsi kendaraan listrik masyarakat di Sulawesi Selatan, terutama pasca momentum mudik Lebaran 2026.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan tersebut, PLN bersiap melakukan ekspansi infrastruktur dengan menambah titik pengisian daya di sejumlah lokasi strategis.

Tim Leader Sales Retail PLN UP3 Parepare, Arif Indra Wibowo, menyampaikan bahwa transaksi SPKLU mencapai sekitar 3.000 transaksi hingga April 2026, naik dari sekitar 1.500 transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan empat bulan pertama di tahun ini sudah mencapai kurang lebih 3.000 transaksi, naik sekitar 100% dari periode yang sama tahun lalu. Secara historis, dalam empat tahun terakhir grafik transaksi tahunan kami konsisten tumbuh dua hingga tiga kali lipat. Ini tren yang sangat positif,” ujar Arif di Parepare, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga

  • Relaksasi Aturan EV Jadi Pendorong Ekspansi SPKLU
  • Mobil Listrik Kian Diminati di Jakarta, Transaksi SPKLU Melonjak 5 Kali Lipat

Ia menjelaskan Kota Parepare menjadi pusat utama ekosistem kendaraan listrik di kawasan tersebut, dengan sekitar 80% transaksi terkonsentrasi di wilayah ini karena posisinya sebagai jalur transit utama Ajatappareng.

Saat ini, PLN UP3 Parepare mengoperasikan tujuh unit SPKLU yang tersebar di Ajatappareng, terdiri dari tiga unit di Parepare, dua di Sidrap, satu di Barru, dan satu di Soppeng.

Hingga akhir 2026, PLN menargetkan penambahan 4–5 titik SPKLU baru sehingga totalnya mencapai sekitar 10 titik di wilayah tersebut.

“Jadi di empat kota/kabupaten itu nanti kami usahakan di tahun ini supaya bisa berkembang lebih baik dengan minimal cakupan sekitar 10 titik total,” ucap Arif.

Untuk menjaga keandalan layanan, PLN mengoperasikan 98% SPKLU selama 24 jam, dengan pengawasan ketat terutama pada unit yang bermitra dengan pihak swasta.

Pengembangan infrastruktur ini juga diarahkan menjadi bagian dari ekosistem layanan, bukan sekadar fasilitas pengisian daya.

Di pusat komando PLN UP3 Parepare di Jalan Veteran, tersedia SPKLU Lounge yang dilengkapi ruang istirahat ber-AC, televisi, internet, kopi gratis, hingga kursi pijat otomatis.

Pada titik ini, tersedia ultra-fast charging 180 kW yang mampu mengisi sekitar 20 kWh atau sepertiga baterai dalam 8–10 menit.

Pengguna EV, Rudiansyah, menilai penggunaan kendaraan listrik mampu menekan biaya transportasi secara signifikan.

“Dulu rute Makassar-Parepare pulang-pergi [PP] menggunakan kendaraan konvensional menghabiskan biaya BBM sekitar Rp300.000. Sekarang dengan EV, hanya butuh sekitar Rp150.000 untuk pengisian daya penuh 100%,” ujarnya.

Dengan kapasitas baterai penuh yang mampu menempuh 400–500 kilometer, pengguna kini dinilai tidak lagi mengalami kekhawatiran kehabisan daya di perjalanan.

“Infrastruktur pengisian daya sudah sangat andal. Sepanjang jalur Makassar hingga Parepare, hampir seluruh unit PLN telah memiliki fasilitas pengisian daya yang memadai dan aman diakses kapan saja,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketika Senayan Bergemuruh, Neraca Tetap Defisit
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Instruksi Gubernur DKI Soal Pilah Sampah Sudah Berlaku, Nussa Rarra Ikut Turun Tangan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Eks Striker Timnas Kroasia U-19 Dirumorkan Gabung PSM Makassar, sang Agen Beri Bantahan
• 10 jam lalubola.com
thumb
Prabowo Sebut Indonesia Disukai Negara Lain: Kita Dikenal Tidak Mau Punya Musuh
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Mandatori Bensin E5 Bakal Meluncur Juli 2026, DEN Ungkap Kesiapannya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.