Trump Perintahkan Militer AS Serang Sejumlah Target di Iran

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Militer Amerika Serikat (AS) menembaki sejumlah target di Iran yang dinilai menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan kapal komersial internasional yang melintasi perairan internasional. Komando Sentral AS (CENTCOM) menyebut serangan tersebut mengenai fasilitas pengawasan militer Iran, system komunikasi, dan situs pertahanan Udara negara tersebut.

CENTCOM menyebut serangan itu merupakan perintah dari Presiden AS Donald Trump. Tak lama setelah serangan tersebut, Kuwait mengaktifkan sistem pertahanan udaranya. Dalam sebuah unggahan di X, Angkatan bersenjata Kuwait mengatakan mereka telah mencegat target udara musuh tanpa menyebutkan siapa agresornya.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain juga mengatakan sirene telah dibunyikan. Mereka mendesak warga sipil untuk menuju ke tempat yang aman.

Serangan-serangan itu terjadi setelah Trump mengatakan bahwa AS akan kembali menyerang Iran dengan sangat keras, pada Rabu (10/6). Trump mendesak Teheran untuk menandatangani kesepakatan damai.

“Kami menyerang mereka dengan keras kemarin, dan kami akan menyerang mereka dengan keras lagi hari ini. Kami akan menyerang mereka (Iran) dengan sangat keras,” kata Trump pada acara penandatanganan Undang-Undang Pengamanan Amerika di Gedung Putih, pada Rabu (10/6), seperti dikutip CNBC

Trump mengatakan Iran “harus menandatangani kesepakatan itu” dan mengatakan AS menginginkan kesepakatan “yang bermakna dan berhasil.”

“Kita lihat apa yang terjadi dengan kesepakatan itu,” kata Trump.

Menanggapi pernyataan Trump, Kepala Komisi Keamanan Nasional di parlemen Iran, Ebrahim Azizi, melalui unggahan di X mengatakan bahwa kali ini, perang tidak akan terbatas pada kawasan ini.

Komentar tersebut muncul setelah Trump memperingatkan di Truth Social bahwa Iran terlalu lama bernegosiasi dan akan menerima konsekuensi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Washington dan Teheran.

“Militer Iran benar-benar kacau,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social, pada Rabu pagi. “Sebagian besar, seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara mereka, bahkan sudah tidak ada lagi — Mereka telah sepenuhnya dikalahkan. Iran hanya banyak bicara dan tidak bertindak.”

Harga Minyak Melonjak

Harga minyak dunia naik dan harga saham berjangka AS turun setelah komentar Trump. Harga minyak mentah AS naik hampir 2% menjadi US$ 89,72 per barel dan Brent naik 1,3% menjadi US$ 92,74 per barel. Indeks Dow Jones Industrial Average telah turun lebih dari 600 poin sejak pernyataan tersebut.

“Ini adalah operasi militer,” kata Trump. Ia mengulangi pernyataannya bahwa harga minyak akan kembali ke level sebelum perang dimulai pada bulan Februari. “Setelah selesai, Anda akan melihat harga minyak turun ke level sebelumnya.”

Kepala Ekonom Rystad Energy, Claudio Galimberti, mengatakan harga minyak bisa mencapai US$ 150 per barel dalam beberapa bulan ke depan jika pertempuran di Timur Tengah berlanjut, karena persediaan saat ini berada pada level yang sangat rendah.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat pada hari Selasa (9/6) setelah pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Komando Sentral AS menyebut serangan itu merupakan respons atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS oleh militer Iran.

Iran belum secara langsung mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter tersebut. Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa tidak ada operasi militer ofensif yang dilakukan di selat tersebut dalam 24 jam sebelumnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran tidak menanggapi permintaan komentar yang diajukan CNBC.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanpa Bojan Hodak di Persib Bandung: Kehadiran Shin Tae-yong, Darije Kalezic, hingga Ambisi Bernardo Tavares Buat Super League Musim Depan Bakal Sengit
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Jose Mourinho Berniat Rombak Skuad Real Madrid, Dua Pemain Bintang Liga Inggris Masuk Radar
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Pesan Polisi untuk Massa Aksi Demo di Tiga Lokasi Jakarta: Sampaikan Pendapat dengan Tertib
• 47 menit laludisway.id
thumb
Pemerintah Sebut Kebijakan WFH Tak Bikin Kinerja ASN Turun, Kualitas Pelayanan Publik Tetap Terjaga
• 12 jam laludisway.id
thumb
Momen Haru, Anggota DPRD PAN Beri Setangkai Bunga untuk "Pasukan Oranye"
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.