Pantau - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan sistem ketenagalistrikan yang stabil dan merata hingga pelosok negeri menjadi salah satu penopang stabilitas ekonomi serta ketahanan nasional dalam diskusi daring bertema Membangun Sistem dan Pembaruan Infrastruktur Energi Listrik Indonesia Menyongsong 2045 pada Rabu (10/6).
Lestari Dorong Penguatan Infrastruktur dan Transisi EnergiLestari mengatakan Indonesia menghadapi tantangan geografis berupa ketidaksesuaian antara pusat kebutuhan listrik dan sumber energi terbarukan sehingga dibutuhkan perencanaan yang matang untuk menjamin pasokan listrik yang andal.
“Indonesia menghadapi kendala geografis serius berupa ketidaksesuaian spasial antara pusat beban dan sumber energi terbarukan yang melimpah. Dibutuhkan perencanaan yang matang dan langkah nyata untuk mewujudkan keandalan pasokan listrik yang merata di tanah air,” ungkapnya.
Menurutnya, pasokan listrik yang stabil mendukung pertumbuhan ekonomi, pembelajaran jarak jauh, serta aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital.
Ia juga mendorong negara menjalankan kewajiban konstitusional dalam menyediakan akses energi sebagai kebutuhan dasar masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial.
Pembangunan Infrastruktur dan Mitigasi Gangguan Jadi SorotanDalam diskusi tersebut, Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Yunan Nasikhin menyampaikan pemerintah tengah membangun infrastruktur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi di Sumatra untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik.
Yunan menyebut gangguan listrik yang terjadi di Sumatra menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.
Sementara itu, Executive Vice President Operasi Sistem Ketenagalistrikan PLN Jarot Setyawan mengatakan pengembangan pembangkit listrik ke depan diarahkan memanfaatkan energi terbarukan dengan mempertimbangkan kondisi geospasial dan kebutuhan setiap wilayah.
Direktur Institute for Climate Policy & Global Politics Eko Sulistyo menilai gangguan listrik di Sumatra yang berdampak pada 10 provinsi menjadi pelajaran penting untuk memperkuat mitigasi risiko dan menjaga ketahanan nasional.




