Penyebab Bus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Berawal dari Pecah Ban

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Polisi mengungkap penyebab bus PO Shantika terbakar di ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di wilayah Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/6/2026) malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga bermula dari pecahnya ban belakang kanan bus saat kendaraan melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek.

Kepala Induk Turangga 05 Korlantas Polri Induk PJR Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha mengatakan, berdasarkan keterangan pengemudi bernama Suroto (63), kendaraan mengalami pecah ban setelah melintas di sekitar KM 37 dan berhenti di KM 38+400.

Baca juga: Bus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek Usai Pecah Ban, Seluruh Penumpang Selamat

Sandy menyebut, pengemudi berupaya menepikan kendaraan ke lajur 4 setelah melihat percikan api muncul dari bagian ban belakang kanan yang pecah.

"Percikan api tersebut kemudian membakar ban yang pecah dan semakin membesar. Kobaran api cepat merambat karena di sisi kanan kendaraan terdapat pompa solar," ujar Sandy dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Melihat adanya api, pengemudi segera menghentikan laju bus dan memberitahukan kondisi darurat kepada para penumpang agar segera menyelamatkan diri.

Menurut Sandy, langkah cepat tersebut membuat seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum kobaran api membesar dan melahap badan kendaraan.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat," ujar Sandy.

Api yang awalnya muncul di area roda belakang kemudian merambat ke bagian lain kendaraan hingga membakar hampir seluruh badan bus.

Petugas Patroli Jalan Raya (PJR), patroli Jasa Marga, pengguna jalan, serta tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi kemudian melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.

Baca juga: Pramono Berencana Tambah Golongan Gratis Naik Transportasi Umum di Jakarta

"Setelah beberapa saat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan," kata Sandy.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pendataan, bangkai bus kemudian dievakuasi ke pool di KM 41 arah Cikampek.

"Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada Polres Metro Bekasi," jelas dia.

Sementara itu, rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api besar melahap hampir seluruh badan bus.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam unggahan akun Instagram @liputancikarang, bus terlihat berhenti di bahu jalan dengan api yang menyala dari bagian bawah hingga sisi kendaraan.

Kepulan asap hitam tebal tampak membumbung tinggi ke udara. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat karena banyak pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Machine Gun Kelly Ungkap Efek Ngeri Blackout Tattoo, Sempat Sakit hingga Kulit Menguning
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Scooby-Doo Versi Live-Action Hadir di 2027, Netflix Ungkap Cuplikan Perdana Origins
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Pembunuh Siswi SD Sragen Ditangkap
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
KPK periksa Bupati Penajam Paser Utara dan 22 saksi terkait gratifikasi
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi dan Warga Bentrok Saat Pengukuran Lahan Eksekusi di Bone | KOMPAS PETANG
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.