VIVA – Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling besar dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut. Untuk pertama kalinya sejak digelar pada 1930, ajang empat tahunan itu akan diikuti 48 negara dan diselenggarakan oleh tiga tuan rumah sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bertambahnya jumlah peserta membuat total pertandingan meningkat menjadi 104 laga yang akan dimainkan dalam rentang 39 hari. Angka tersebut jauh lebih banyak dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar yang hanya mempertandingkan 64 laga.
Dengan skala yang jauh lebih besar, Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen paling megah sekaligus paling menguntungkan secara komersial dalam sejarah sepak bola.
- istimewa
Turnamen akan dibuka pada 11 Juni 2026 di Stadion Azteca, Mexico City. Pada laga pembuka Grup A, tuan rumah Meksiko dijadwalkan menghadapi Afrika Selatan.
Menjelang bergulirnya turnamen, berbagai prediksi mulai bermunculan terkait calon juara. Salah satu yang menarik perhatian datang dari penelitian yang dilakukan para akademisi di Universitas Reading, Inggris.
Tim peneliti menggunakan superkomputer untuk mensimulasikan jalannya Piala Dunia 2026 sebanyak 10.000 kali. Hasilnya, juara bertahan dunia, Argentina, muncul sebagai kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi, sebagaimana laporan Edaily.
Penelitian tersebut dipimpin oleh ekonom Universitas Reading, James Reade, yang bersama timnya menganalisis seluruh pertandingan internasional tim nasional sejak Januari 2023 sebagai dasar penyusunan prediksi.
Dari hasil simulasi, Argentina menempati posisi pertama dalam peluang menjadi juara dunia, mengungguli Prancis dan Spanyol yang berada di bawahnya.
Sementara itu, Brasil dan Inggris melengkapi lima besar negara yang diprediksi memiliki peluang terbesar untuk menjadi juara.
Selain itu, daftar 10 besar juga diisi oleh Portugal, Kolombia, Belanda, Jerman, dan Uruguay.
Di kawasan Asia, Korea Selatan diprediksi menempati peringkat ke-20 dalam peluang juara. Sementara calon lawannya di fase grup, yakni Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan, masing-masing diperkirakan berada di posisi ke-15, ke-34, dan ke-39.
Meski menempatkan Argentina sebagai favorit utama, tim peneliti menegaskan bahwa persaingan menuju gelar juara diperkirakan berlangsung sangat ketat.
"Meskipun Argentina menerima peringkat tertinggi, selisih antara para kandidat utama juara sangat kecil," tulis tim peneliti dalam blog resmi mereka.





