Iran Tolak Negosiasi Langsung dengan AS, Pilih Mediasi Lewat Qatar

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Washington, VIVA – Iran menolak menggelar negosiasi langsung dengan Amerika Serikat di Doha, namun tetap melanjutkan pembicaraan tidak langsung melalui mediasi Qatar selama dua hari terakhir, demikian dilaporkan Axios pada Rabu 10 Juni 2026.

Laporan Axios yang mengutip sejumlah pejabat AS itu mengungkapkan bahwa Washington berharap serangan AS baru-baru ini terhadap Iran akan mendorong Teheran untuk merespons lebih cepat tawaran Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga :
Selat Hormuz Kembali Tegang, Iran Peringatkan Kawasan Timur Tengah Jadi 'Neraka' Buat AS
Cekal Wasit Asal Somalia Pimpin Laga Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Akhirnya Buka Suara

"Kesepakatan itu masih ada di meja perundingan, tetapi presiden siap untuk membuat Iran membayar harganya jika mereka terus menunda dan mengulur waktu," kata seorang pejabat AS seperti dikutip oleh media tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump menulis di Truth Social bahwa Iran telah menunda pembicaraan dan sekarang Teheran "harus membayar harganya."

Pernyataan tersebut dikemukakan Trump setelah Komando Pusat mengatakan bahwa pasukan AS melakukan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap helikopter Apache.

Sementara itu, kantor berita ISNA melaporkan bahwa delegasi Qatar telah tiba di Teheran untuk melakukan pembicaraan dalam rangka mengakhiri konflik antara Iran dan AS.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Pembicaraan selanjutnya yang diadakan di Islamabad berakhir tanpa terobosan.

Saat ini, proses negosiasi sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat, dengan upaya terbaru difokuskan pada upaya untuk menyelesaikan kerangka kerja nota kesepahaman. Pada saat yang sama, kedua pihak kadang-kadang saling melancarkan serangan terisolasi. (Ant)

Baca Juga :
Harga Minyak Meroket usai Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Pasokan Global Ikut Terancam
Iran Tutup Selat Hormuz, Kapal yang Mendekat Dianggap Musuh dan Akan Diserang
Iran Serang Pangkalan Militer AS di Irak Utara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemulihan Dana Korban Dana Syariah Indonesia Digenjot, Polisi Sudah Amankan Rp320 Miliar
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral Pelajar Bacok Pemotor di Jakbar, 2 Pelaku Diringkus Polisi
• 23 jam laludetik.com
thumb
Tsingshan Gandeng UNIDO Dorong Pengembangan Nikel Hijau di Indonesia
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Menanti Penyaluran Bansos yang Lebih Adil di Era AI
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.