Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Dekati Venezuela dan Amerika Latin untuk Impor Migas

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno membeberkan bahwa Indonesia sudah mulai bernegosiasi ke Venezuela dan Amerika Latin lainnya untuk mendapatkan pasokan minyak dan gas (migas).

Arif mengatakan, langkah itu diambil Indonesia agar dapat mengimpor minyak dari tempat-tempat yang  tidak perlu melewati Selat Hormuz.

"Jadi, so far oke, so far so good (Selat Hormuz ditutup). Dan kita juga baru saja mendapatkan izin untuk melanjutkan operasi di Venezuela. Kita akan coba ke investasi di daerah-daerah sekitar Latin Amerika begitu," ujar Arif di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: Indonesia Tak Masalah Selat Hormuz Ditutup, Sudah Dapat Pasokan Minyak dari Afrika

Menurut Arif, ada banyak negara di Amerika Latin yang memiliki potensi migas.

"Ya kita akan cari, kan Latin Amerika itu banyak potensinya, ya. Jadi kita sedang cari banyak negara di sana yang ada potensi migas, gitu," ucapnya.

"Oh banyak, banyak. Hampir semua Latin Amerika tuh banyak ininya," sambung Arif.

Meski demikian, Arif mengakui bahwa misi pencarian minyak ke Amerika Latin ini masih dalam tahap negosiasi dan diskusi awal.

Baca juga: Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

Dia menyebut Pertamina International Exploration yang akan memimpin misi pencarian migas ke Amerika Latin.

"Ya, diskusi awal dengan pihak-pihak dari negara mereka, ya kan. Jadi masih sangat early. Tapi yang sudah operasi itu di sana," imbuh Arif.

Selat Hormuz ditutup

Sebelumnya, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) resmi menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk semua jalur pelayaran internasional hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Keputusan sepihak ini diambil menyusul eskalasi militer yang kian memanas antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk.

Berdasarkan laporan dari Kantor Berita Mehr, pihak IRGC mengonfirmasi telah melepaskan tembakan dan menghantam dua kapal yang dinilai mencoba melintasi jalur laut strategis tersebut secara ilegal.

Baca juga: Sebut Misi Rahasia, Trump Klaim Kelabui Iran dan Angkut Minyak di Selat Hormuz

Meski demikian, detail mengenai jenis kapal, identitas kapal, serta tingkat kerusakan yang dialami belum dirilis secara resmi.

Langkah tegas Iran ini memicu kekhawatiran global terhadap keamanan jalur perdagangan energi dunia, mengingat Selat Hormuz merupakan rute vital bagi distribusi minyak mentah global.

Dalam pernyataan resminya pada hari Kamis, Markas Besar IRGC menegaskan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut sudah tidak kondusif bagi aktivitas pelayaran sipil maupun komersial.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: IRGC Resmi Tutup Selat Hormuz, Ancam Serang Semua Kapal yang Nekat Melintas


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pigai Klaim RI Berpeluang Sabet Rekor Dunia Pendidikan HAM
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Cikini Sempat Chaos, Massa Rusuh Malam-Malam Tolak Kenaikan Harga Pertamax
• 12 jam laludisway.id
thumb
Persijap Jepara perpanjang kontrak pelatih Mario Lemos
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Mobil Hybrid Kian Diminati, Pastikan Layanan Purna Jualnya Tak Sulit!
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Sudah Terlanjur Bucin, Sarwendah dan Giorgio Antonio Diramal Tak Berjodoh
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.