Perbaikan Tata Kelola MBG Ditargetkan Selesai Sebulan, SPPG tak Sesuai Prosedur Ditutup

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Pemerintah memastikan akan memperbaiki tata kelola pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut target perbaikan tata kelola MBG akan selesai dalam waktu satu bulan.

"Kita target awal satu bulan ini harus selesai ya, tetapi tentu kan semua ada dinamikanya, maka yang pertama tentu tadi kita tekankan yang sudah berjalan ini tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan. Semua (terkait perbaikan MBG) nanti akan kita lihat ya, tidak hanya masalah motor, yang lain-lain juga semua kita lihat," katanya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis.

Baca Juga
  • Prabowo Terima Audiensi JK yang Minta Waktu Bertemu
  • Gubernur Pramono Pastikan Tarif Bus Transjabodetabek Naik
  • Komandan IRGC: Timur Tengah akan Jadi 'Neraka' Jika AS Terus Ganggu Selat Hormuz

Prasetyo menegaskan, salah satu arah perbaikan tata kelola yakni terkait penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Pun penutupan SPPG di dalam satu wilayah yang terdapat kelebihan dapur MBG.

"Pasti arahnya ke sana dong (penutupan), tetapi kan kita belum bisa hari ini mengatakan ditutup atau tidak, namanya sedang ditata kan dilihat ya, diinventarisir kondisinya seperti apa," ujar dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menegaskan, pendirian seluruh SPPG harus sesuai dengan SOP. Afiliasi pemilik SPPG dengan partai politik tertentu juga tidak bisa dikaitkan dengan tata kelola MBG, karena semua berhak memiliki SPPG asal dijalankan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aktivis Demo di Depan Kantor BGN, Tuntut MBG Dihentikan Sementara
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Indodax dan IAS Hospitality Jalin Kemitraan Strategis, Ini Manfaatnya
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Vespa VBB 1965 Dicuri dari Dalam Kafe, Endingnya Dua Pelaku Dibekuk Polisi
• 18 jam laludisway.id
thumb
Chaos! Ibu Kota Membara, Massa Bakar Rumah dan Serang Polisi
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Benarkah SPPG Milik Orang Partai Akan Ditutup? Begini Jawaban Mensesneg
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.