Jakarta, VIVA – Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, masih terus menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian warganet tertuju pada unggahan terbaru Ruben yang diduga ditujukan kepada Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah.
Pemicunya adalah sebuah video yang memperlihatkan putri bungsu Ruben dan Sarwendah, Thania Putri Onsu, sedang berbincang dengan Giorgio Antonio. Dalam video tersebut, Thania secara spontan menyebut Giorgio sebagai sosok ayahnya. Momen singkat itu langsung menjadi perbincangan luas di media sosial dan memancing reaksi dari Ruben.
Melalui unggahan panjang di akun Instagram pribadinya, Ruben menyampaikan pesan terbuka yang menyoroti pentingnya menjaga batasan dalam berinteraksi dengan anak-anak, terutama ketika menyangkut peran orang tua.
Video yang beredar menunjukkan percakapan santai antara Thania dan Giorgio Antonio. Namun, salah satu bagian dalam percakapan tersebut langsung menyita perhatian publik.
“Uncle, Nia papanya ganteng,” kata Thania yang dikutip dari unggahan di Instagram @ruben_onsu pada Kamis, 11 Juni 2026.
“Papanya Nia siapa?” tanya Giorgio.
“Uncle Gio,” jawab Thania.
Tak lama setelah video itu menjadi viral, Ruben Onsu mengunggah pesan yang berisi teguran sekaligus permintaan kepada Giorgio Antonio.
Menurut Ruben, akan lebih baik jika Giorgio memberikan penjelasan ketika mendengar ucapan yang dinilai kurang tepat dari seorang anak.
"Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda meluruskan apabila ada perkataan anak saya yang kurang tepat. Saya sangat mengenal anak saya, dan mungkin Anda akan lebih memahami perasaan ini ketika suatu saat memiliki keturunan sendiri,” ujar Ruben.
Ruben juga menegaskan bahwa dirinya memahami karakter sang anak dan berharap orang-orang di sekitarnya dapat membantu memberikan pemahaman yang benar.
Dalam pesannya, Ruben turut menyinggung status hubungan Giorgio dan Sarwendah yang menurutnya belum berada dalam ikatan pernikahan resmi.
"Dalam video tersebut, kalian belum menikah. Karena itu, mohon jangan membuat pemahaman atau gambaran seolah-olah figur ayahnya tidak ada,” ujarnya lagi.
Ia kemudian memberikan saran agar fokus terlebih dahulu pada hubungan yang resmi sebelum membangun peran tertentu di hadapan anak-anak.




