JAKARTA, DISWAY.ID - Sempat menguat tajam sebanyak 13,07 poin atau 0,22 persen ke level 5.899,26, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat turun pada penutupan sesi I perdagangan, Kamis, 11 Juni 2026.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi tajam sebanyak 112,40 poin, atau setara dengan 1,90 persen ke level 5.789,98.
BACA JUGA:IHSG Menguat di Penutupan, Analis Ungkap Peranan Stabilisasi BI
Tidak hanya itu, pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan. Dalam hal ini, Indeks LQ45 terkoreksi sebanyak 10,70 poin, atau turun sebesar 1,82 persen ke level 578,78.
Di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia menunjukkan bahwa candle terakhir IHSG formasi two white soldier (bullish pattern) secara teknikal berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross.
Namun kendati begitu, harga minyak pun juga turut mengalami kenaikan akibat naiknya eskalasi perang Iran.
Sehingga, pergerakan IHSG pada Kamis (11/06) ini diperkirakan akan mengalami pelemahan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,840 dan resistance pada level 5,967 dengan kecenderungan melemah," tutur Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
BREN - Buy
▪︎ Harga masih di atas MA5 dan MA20.
▪︎ Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
▪︎ MACD golden cross.
Entry : 4,170 - 4,270
- 1
- 2
- 3
- »





