JAKARTA, DISWAY.ID -- Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Cheka Virgowansyah, menyebut Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat desentralisasi pemerintahan paling kuat di dunia
Bahkan, kata Cheka, kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) dinilai lebih besar dibandingkan sejumlah negara maju seperti Denmark, Swedia, Finlandia, Jepang, Prancis, hingga Italia.
"Hampir rata-rata fokus pada urusan-urusan kalau Denmark hanya urusan welfare service. Kalau Swedia hanya urusan welfare juga. Finlandia khusus untuk pelayanan dasar. Tapi Indonesia, 32 urusan pemerintahan itu ada di Pemda," kata Cheka di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
BACA JUGA:Ekosistem Investasi Terancam? Pakar Keuangan Kritik Penanganan Kasus BRI Ventura
Cheka menambahkan, Indonesia mendelegasikan sebanyak 32 urusan pemerintahan kepada daerah.
Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara kesatuan yang paling berani menyerahkan kewenangan kepada pemerintah daerah.
"Indonesia adalah salah satu negara yang paling besar mendesentralisasikan kewenangan yang ada di daerahnya," kata Cheka.
Ia menjelaskan, berbeda dengan negara federal yang sejak awal terdiri dari wilayah-wilayah yang memiliki kewenangan sendiri sebelum bergabung menjadi satu negara, negara kesatuan umumnya membentuk pemerintahan daerah dan kemudian memberikan sebagian kewenangan dari pemerintah pusat.
BACA JUGA:Dirjen Otda Kemendagri Ungkap Beratnya Jadi Kepala Daerah: Serangan Politik hingga Tekanan Fiskal
Cheka menilai Indonesia berada pada posisi yang unik karena porsi kewenangan yang diberikan kepada daerah sangat besar.
Besarnya kewenangan tersebut, lanjut Cheka, berbanding lurus dengan besarnya tantangan yang harus dihadapi para kepala daerah.
Ia bahkan menyebut beban yang dipikul kepala daerah di Indonesia lebih berat dibandingkan kepala daerah di sejumlah negara maju.
"Artinya tantangan kepala daerah di Indonesia lebih besar daripada tantangan kepala daerah di Finlandia, Swedia maupun Jepang," katanya.
Karena itu, Cheka menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang bersedia mengemban tanggung jawab besar dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah.
BACA JUGA:IHSG Sesi I Mandek Lagi, Apa Penyebabnya?
- 1
- 2
- »





