Kemendagri Usul Anggaran 2027 Ditambah Rp6,27 Triliun

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta agar anggaran untuk tahun 2027 ditambah Rp6,27 triliun dari pagu indikatif yang ditetapkan Kementerian Keuangan dan Bappenas Rp4,65 triliun.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pagu indikatif tersebut belum memenuhi kebutuhan kementeriannya mengingat program prioritas nasional dan tugas penting lainnya yang diemban.

Baca Juga :
Basuki Minta Tambah Anggaran Rp15,5 T Buat Kejar Target Pembangunan IKN di 2028
Kementerian Kehutanan Minta Tambah Anggaran Rp6,23 Triliun untuk Hadapi El Nino

“Oleh karena itu, kami melihat bahwa ada terdapat kebutuhan anggaran, usulan kebutuhan anggaran tambahan sebanyak Rp6,27 triliun,” kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan total pagu indikatif Kemendagri tahun 2027 mengalami penurun 40 persen dibanding pagu alokasi anggaran tahun 2026 yang mencapai Rp7,8 triliun.

Menurut Tito, perhitungan kebutuhan program kegiatan yang akan diselenggarakan tahun depan, Kemendagri membutuhkan tambahan anggaran Rp6,27 triliun sehingga total pagu anggaran diproyeksikan menjadi Rp10,93 triliun.

Dia menjelaskan kerja strategis Kemendagri tahun 2027 fokus pada mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di daerah, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, pembangunan tiga juta rumah, koperasi desa/kelurahan Merah Putih, percepatan pembangunan daerah 3T, dan penuntasan tuberkulosis.

Kemendagri, kata dia, juga memiliki kegiatan yang bersifat wajib dan tidak dapat ditunda, seperti seleksi penerimaan calon praja, seleksi komisioner penyelenggara pemilu, serta penguatan administrasi kependudukan dan identitas digital.

Sementara itu, Komisi II DPR RI menyatakan mendukung sepenuhnya usulan tambahan anggaran tersebut dan akan membahasnya secara mendalam pada rapat berikutnya.

Komisi II meminta Kemendagri untuk segera menyampaikan matriks rinci program-program prioritas yang terdampak langsung oleh kebijakan efisiensi anggaran tahun 2027 dan segera melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas. (Ant)

Baca Juga :
Pemuda Timur Kawal Program MBG, Dukung Pemberantasan Mafia Anggaran Secara Transparan
Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan, Wamendagri Ribka Tegaskan Bergerak Cepat
Wakili Pemerintah Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia-Inggris

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Suap BPK, Termasuk Bupati Muara Enim
• 5 jam laludetik.com
thumb
Polda Sulsel Ungkap Sindikat Pencurian Rumah Lintas Daerah, Kerugian Capai Rp4,6 Miliar
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
AS Serang Sejumlah Target di Iran, Sebut Sebagai Serangan Bela Diri
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
DAAZ Sebar Dividen Rp77,88 Miliar, Catat Jadwal Lengkapnya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Sinergi Pemkot Apindo, 350 Sekolah Jadi Pusat Pilah Sampah
• 2 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.