Dari Hobi Jadi Cuan: Penjualan Jersey Naik 3 Kali Lipat Jelang Piala Dunia 2026

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Dari hobi jadi cuan. Mungkin ini ungkapan yang pas untuk bisnis yang tengah digeluti Septo Riza (47).

Septo punya hobi mengoleksi jersey sepak bola. Hobi itu kemudian dia kembangkan jadi bisnis yang menghasilkan cuan jelang Piala Dunia 2026.

Septo merupakan pemilik Jakarta Football Shop di Senayan Trade Center (STC). Dia mengaku penjualan jersey meningkat, bahkan kenaikannya mencapai tiga kali lipat.

“Ada peningkatan, rata-rata jersey negara, kalau peningkatan berapa kalinya bisa tiga kali lipat,” kata Septo di tokonya kepada kumparan, Kamis (11/6).

Ia mengaku momen Piala Dunia memang jadi momen banyak orang berburu jersey timnas kesayangan. Bahkan pada Piala Dunia 2022, Septo mengungkap harga jersey sempat mengalami lonjakan.

“Tahun 2022. 2022 itu paling rame. Apalagi itu harganya sudah di luar nalar semua. Gila-gilaan,” ujarnya.

Saat ini, Septo masih menjual jersey original pada rentang harga Rp 500.000 sampai Rp 1 jutaan. Jersey timnas Brasil jadi jersey yang paling banyak diburu penggemar sepak bola.

“Kalau yang paling laku Portugal. Kalau yang paling diincar itu Brazil, pakai nama Neymar (dicetak),” kata Septo.

Septo tak hanya menjual jersey, tapi juga menjual name set. Para pembeli di tokonya tak hanya bisa membeli jersey, tapi juga bisa mencetak nama sendiri atau nama pemain idola di jerseynya.

Septo menjual berbagai macam jersey dari jersey musim terkini sampai jersey vintage. Tapi, jumlah jersey vintage yang dibawa ke toko tak terlalu banyak.

“Jersey vintage nggak terlalu banyak. Kalau di rumah banyak stoknya. Dijual, tapi nungguin yang laku. Misalnya laku tiga, baru minggu depan taruh tiga lagi,” ujarnya.

Penjualan Jersey Timnas Berawal dari Hobi

Septo mengawali bisnisnya dari hobi. Ia aktif mengoleksi jersey sepak boleh sejak 1996. Ia baru memutuskan membuka bisnis jersey, Jakarta Football Shop, pada 2011.

“'96 (mulai koleksi), kalau saya vintage, yang benar-benar dikit paling cuma 50 (jersey) enggak banyak itu,” kata Septo.

Di awal merintis bisnis, Septo sempat membuka toko daring atau marketplace. Tapi, Septo sekarang hanya fokus pada toko fisik. Sebab, Septo dulu juga gemar membeli jersey dari marketplace yang ada di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Jember Tumbuh 6,35 Persen, Lampaui Jawa Timur dan Nasional pada Kuartal I
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Sederet Selebritas yang Terseret Kasus Hanania Travel: Thariq dan Aaliyah hingga Keanu!
• 34 menit lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Targetkan Penataan Ulang MBG Rampung Sebulan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Kamis 11 Juni 2026, Simak Deretan Emitennya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Menkop Sebut Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Terkendala Lahan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.