KOMPAS.TV - Iran menyatakan bahwa apa yang disebut sebagai "sabuk perlawanan" akan membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab, dua jalur laut strategis yang menjadi urat nadi perdagangan dan distribusi energi dunia.
Kawasan ini mengendalikan sebagian besar arus perdagangan global serta pasokan minyak internasional.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Selat Hormuz dan Bab al-Mandab selama ini dikenal sebagai titik krusial yang menentukan stabilitas rantai pasok energi dunia.
Jika terjadi gangguan atau penutupan pada jalur-jalur strategis tersebut, dampaknya diperkirakan dapat memicu lonjakan harga energi, mengganggu perdagangan internasional, dan menimbulkan tekanan baru terhadap perekonomian global.
Editor: Joshua
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- hormuz
- iran
- perang





