Lupa Matikan Lilin Setelah Mati Lampu, Rumah Warga di Cirebon Hangus Terbakar

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON –- Sebuah rumah milik warga di Dusun Kliwon, RT 005/RW 004, Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 03.34 WIB. Peristiwa itu diduga akibat kelalaian meninggalkan lilin dalam kondisi menyala.

Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, laporan kebakaran itu pertama kali diterima oleh Sektor Cikukak dari kepala Dusun setempat. "Setelah menerima laporan, anggota beserta armada langsung bergerak ke lokasi kejadian," ujar Eno.

Baca Juga
  • Pabrik BYD di Subang Kebakaran, Api Berkobar Diduga Dipicu Puntung Rokok
  • Warga Jabar Tolak Geothermal, KDM akan Pertemukan Kementerian ESDM dan Masyarakat
  • Polda Jabar Tunda Razia Kendaraan Selama Dua Pekan

Menurut Eno, berdasarkan keterangan warga sekitar, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat saat kebakaran terjadi. Api diduga kuat berasal dari sebatang lilin yang masih menyala di area dapur. 

“Lilin tersebut dinyalakan sore hari sebelumnya saat terjadi pemadaman listrik (mati lampu), namun lupa dimatikan oleh pemilik rumah,” kata Eno.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Melihat kobaran api yang sudah membesar, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik rumah dan kepala Dusun Desa Ambit, yang kemudian diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya menggunakan ember berisi air. Upaya pemadaman akhirnya berhasil dimaksimalkan setelah personel dari Sektor Cikukak dibantu oleh Sektor Ciledug, perangkat desa, serta warga bekerja sama menjinakkan si jago merah.

Api berhasil dipadamkan pukul 04.25 WIB. Petugas kemudian melanjutkannya dengan proses pendinginan untuk memastikan api sudah benar-benar padam.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tukas Eno.

Namun, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian senilai Rp 80 juta. Selain bangunan rumah yang hangus, berbagai perabot rumah juga ikut terbakar.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korupsi MBG, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah di Jakarta-Bandung
• 3 jam laludetik.com
thumb
Unilever Indonesia (UNVR) Berpeluang Diuntungkan dari Rencana Besar Induk Usaha
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Minuman Sehat untuk Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi di Musim Kemarau
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Akademisi Hingga Aktivis Mengkritik Rencana Menhan Sjafrie Membangun Batalyon Teritorial Pembangunan
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.