Hasto Sarankan Prabowo Gelar Pertemuan Sekelas Konferensi Asia-Afrika 1955

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi internasional baru, jika ingin menjadi mediator konflik di Timur Tengah seperti Konferensi Asia-Afrika 1955.

"Menyarankan agar Presiden Prabowo mengambil inisiatif menggelar sebuah konferensi internasional baru yang terencana secara detail, seperti halnya Bung Karno mempersiapkan Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 silam," ujar Hasto saat memberikan kuliah umum bertajuk Pemikiran Geopolitik Bung Karno dalam rangka Dies Natalis ke-27 UBK di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: Tawaran Prabowo Jadi Mediator dalam Perang AS vs Iran Masih Berlaku

Menurut Hasto, konferensi tersebut dapat menjadi gerakan baru yang diinisiasi Indonesia, sebagaimana Presiden pertama RI Sukarno mempersiapkan Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955.

Menurut Hasto, konferensi tersebut dapat menjadi semacam "KAA Plus" yang diinisiasi langsung oleh Indonesia untuk memediasi ketegangan di Timur Tengah.

Dia menilai pemikiran geopolitik Bung Karno relevan jika Prabowo ingin memosisikan Indonesia sebagai fasilitator perdamaian di tingkat global, khususnya untuk meredakan konflik di Timur Tengah.

"Kalau Presiden Prabowo berkehendak menjadikan Indonesia sebagai peace facilitator untuk masalah Timur Tengah, ini (siklus geopolitik Sukarno) bisa dipakai," kata Hasto.

Baca juga: Prabowo dan PM Jepang Takaichi Siap Jadi Mediator Perdamaian Dunia

Dosen Tetap UBK itu menjelaskan, pemikiran geopolitik Bung Karno berjalan melalui sebuah siklus yang sistematis dalam menghadapi dinamika kawasan maupun global.

Siklus tersebut diawali dengan perumusan kepentingan nasional (national interest), dilanjutkan dengan keterlibatan global (global involvement) melalui pembangunan hukum internasional baru dan kerja sama antarnegara.

Tahap berikutnya ialah memperkuat diplomasi tersebut melalui diplomasi pertahanan guna menciptakan daya tangkal (deterrent effect) yang efektif.

"Siklus ini terus berputar. Kita menciptakan hukum internasional dengan pendekatan diplomasi kita, membangun kerja sama internasional, hingga akhirnya diplomasi pertahanan strategis memperkuat postur pertahanan kita," jelas Hasto.

Baca juga: Bahlil Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Iran vs AS

Menurut dia, keberhasilan diplomasi Indonesia juga harus ditopang oleh perencanaan teknis yang matang lewat diplomasi.

"Bagaimana konferensi tersebut direncanakan secara detail. Bung Karno dulu merencanakan KAA dengan sangat matang, melibatkan semua elemen termasuk mahasiswa untuk melayani delegasi dengan hormat. Itu adalah bagian dari the art of diplomacy kita," ucap Hasto.

Dia menilai, langkah tersebut penting agar setiap delegasi yang hadir merasa dihormati sehingga kesepakatan perdamaian yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat di mata dunia internasional.

Prabowo bersedia menjadi mediator AS vs Iran

Diberitakan sebelumnya, Pada Februari 2026 lalu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menjadi mediator antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Konflik kedua negara itu juga turut melibatkan Israel yang membuat situasi di Timur Tengah menjadi memanas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Terbaru, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir mengungkapkan bahwa tawaran Presiden Prabowo untuk menjadi mediator dalam perang AS dan Iran masih berlaku hingga saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng Ditjen Hubla, Finnet Hadirkan Layanan Finpay Payment Gateway di MaritimHub
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
BMKG: 23 Kota Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini Kamis 11 Juni 2026, 4 Wilayah Hujan Petir
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Paus Leo soal Piala Dunia 2026: Sepak Bola Adalah Jalan Hidup Bersama!
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
BNPP Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Pembangunan Perbatasan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Kemenhub Respons Kenaikan Harga Pertamax: Angkutan Umum Belum Terdampak
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.