Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan menghadiri pertandingan pertama negaranya di Piala Dunia FIFA 2026.
Pertandingan tersebut akan mempertemukan Amerika Serikat (AS) dan Paraguay pada Jumat, 12 Juni di Los Angeles, AS.
Mengutip The Athletic, Kamis, 11 Juni 2026, menurut sumber terpercaya, bahwa jadwal Donald Trump tidak termasuk menghadiri pertandingan tersebut.
Hal ini disambut dengan keheningan resmi dari Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri, tanpa komentar yang mengkonfirmasi atau membantah laporan tersebut.
Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri mengkonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio akan memimpin delegasi tingkat tinggi yang mewakili pemerintahan pada acara tersebut. Delegasi resmi, selain Rubio, termasuk Menteri Transportasi Sean Duffy dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Marquin Mullen.
Kunjungan Rubio memiliki dimensi politik dan ekonomi yang melampaui acara olahraga tersebut. Ia dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela pertandingan dengan Presiden Paraguay Santiago Peña untuk membahas isu-isu strategis termasuk keamanan regional, pengembangan hubungan perdagangan, dan menarik investasi.
Lebih lanjut, mereka akan menjajaki cara-cara untuk meningkatkan kerja sama di sektor teknologi yang menjanjikan.
Pertandingan ini berlangsung saat AS, bersama dengan Meksiko dan Kanada, menjadi tuan rumah Piala Dunia terbesar dalam sejarah.
Untuk pertama kalinya, turnamen ini menampilkan 48 tim yang berkompetisi dalam 104 pertandingan hingga babak final. Stadion Los Angeles (markas Rams dan Chargers) di Inglewood dijadwalkan menjadi tuan rumah dua pertandingan babak penyisihan grup tim nasional AS. AS kemudian akan menghadapi Australia dan Turki.
Perlu dicatat bahwa Piala Dunia 2026 dibuka dengan pertandingan antara Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City. Sementara para penggemar AS dengan penuh semangat menantikan debut tim nasional mereka, ketidakhadiran Presiden Donald Trump dari pertandingan pembukaan di Los Angeles menimbulkan pertanyaan tentang sifat partisipasinya dalam acara olahraga besar selama turnamen tersebut. Hal ini sangat signifikan mengingat perhatian politik yang cukup besar seputar acara global besar yang diselenggarakan oleh AS.




