Ragu AS Ambil Alih Pulau Kharg, Trump Ancam Bombardir Iran Lebih Kuat

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Washington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan ingin mengambil alih pusat infrastruktur minyak Iran di Pulau Kharg. Namun, ia tak yakin apakah Amerika Serikat punya keberanian untuk mengambil risiko.

"Pilihan saya selalu--ambil alih Pulau Kharg ... pilihan saya adalah itu. Saya tidak tahu apakah Amerika memiliki keberanian untuk itu," katanya dalam sebuah wawancara di Fox News dilansir Reuters, Kamis (11/6/2026).

Setelah lebih dari tiga bulan perang, Iran masih secara efektif menutup Selat Hormuz. Selat Hormuz merupakan jalur pasokan penting untuk pengiriman minyak dan gas.

AS dan Iran saling melancarkan serangan udara hari ini. Trump mengatakan AS akan menyerang Iran lagi dengan serangan yang lebih intensif.

Baca juga: Komando Militer AS Sebut Serangan Terbaru ke Iran Berakhir

"Akan ada lebih banyak pemboman malam ini. Akan lebih besar--lebih besar, lebih kuat," katanya di program 'Fox & Friends'.

Meski berencana menyerang Iran, Trump mengatakan AS masih berdialog dengan Iran untuk mencapai kesepakatan. Gedung Putih tidak menanggapi pertanyaan tentang apakah gencatan senjata yang disepakati pada bulan April masih berlaku.




(isa/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mencuri Energi dari Ketidakstabilan Pendulum Terbalik Sang Generator Getaran
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Uang Rp 200 Juta dan 1 Unit Mobil Terkait Kasus Suap Temuan BPK Bupati Edison
• 11 jam lalukompas.com
thumb
DAAZ Sebar Dividen Rp77,88 Miliar, Catat Jadwal Lengkapnya
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Rekomendasi Cleansing Balm dan Toner Pad dari Wardah untuk Rawat Skin Barrier
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kesadaran Generasi Muda soal Lingkungan hingga Keamanan Digital Terus Dibangun
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.