KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim!

okezone.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, tersangka meminta Rp1,6 miliar untuk mengkondisikan laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Muara Enim.

Demikian disampaikan Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein saat konferensi pers penahanan kasus dugaan suap pengkondisian laporan hasil audit laporan keuangan BPK di Kabupaten Muara Enim.

Taufik menjelaskan, hasil audit BPK mendapati nilai melebihi batas materialitas di dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Pemkab Muara Enim.

Baca Juga :
KPK Tetapkan Lima Tersangka Terkait OTT Pejabat BPK

Dikatakannya, Bupati Edison memerintahkan bawahannya untuk mengurus hal tersebut dengan menemui Augusz Dewanggara atau Angga (ANG) selaku pihak swasta.

"AGG kemudian menyampaikan kebutuhan fee untuk mengubah hasil audit sekitar Rp1,6 miliar atau diambil dari 1 persen pagu anggaran pekerjaan infrastruktur atau 2 persen pagu anggaran pengadaan dari Pemkab Muara Enim," kata Taufik saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/6/2026).

Angga kemudian berkoordinasi dengan Titin Rita Lestari (TTN) selaku Pengendali Teknis untuk menindaklanjuti pengubahan hasil audit BPK tersebut.

Baca Juga :
KPK Kembali Periksa Pengusaha Heri Black Sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

Sementara untuk memenuhi permintaan Rp1,6 miliar itu, anak buah Edison menyiapkan uang yang bersumber dari Fika (FK) selaku Direktur PT Millenium Solusi Abadi dan Cory Erin Hardi (CRH) selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi yang merupakan pihak penyedia PBJ proyek smart board di lingkup Disdikbud Muara Enim.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Andre Rosiade Perkuat Sinergi IKM-Lampung, Mirza Siap Bantu Bangun Sekretariat
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Timnas Indonesia vs Australia di Semifinal Piala AFF U19: Garuda Muda Takluk 0-1
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Jurnalis Italia Sebut Persija Jakarta Tikung Persib Bandung dalam Perburuan Mariano Peralta, Faktor Biaya Jadi Sorotan
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Perkara Bupati Muara Enim Disorot, Dirjen Otda: ASN Paling Terdampak
• 17 jam laludisway.id
thumb
DGWG Tebar Dividen Final Rp6,5 per Saham, Cair Pertengahan Juli
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.