Purbaya Belum Hitung Dampak Peralihan Pertamax ke Pertalite terhadap APBN

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menghitung dampak fiskal atas kemungkinan peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi Pertamax ke BBM subsidi Pertalite.

Untuk diketahui, konsumen diprakirakan beralih ke Pertalite yang harganya disubsidi pemerintah usai PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax, Rabu (10/6/2026). 

"Kami belum hitung. Mungkin ditanya Pak Bahlil [Menteri ESDM] yang mengerti itu," ujarnya kepada wartawan usai rapat kerja (raker) di DPR, Kamis (11/6/2026).

Dari sisi otoritas fiskal, Purbaya mengaku tidak menghitung berapa potensi jumlah peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite. Namun, dia tidak memungkiri sebagian konsumen bakal berpindah ke Pertalite yang harganya saat ini masih lebih rendah. 

Hanya saja, Purbaya meyakini tidak semua konsumen Pertamax akan langsung beralih ke BBM bersubsidi.

"Kan harusnya enggak semuanya pindah. Kenapa? Karena kan yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk Pertamax," terang mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini.

Baca Juga

  • Anak Buah Bahlil Blak-blakan Penyebab Harga Pertamax Naik
  • Said Iqbal: KSPI Belum Ada Rencana Demo Imbas Harga Pertamax Naik
  • Ekonom: Harga Pertamax Bisa Kerek Inflasi

Adapun sampai dengan Mei 2026, realisasi belanja subsidi dan kompensasi pemerintah secara keseluruh mencapai Rp203,7 triliun atau naik 208,2% (yoy) dari Mei 2025 Rp66,1 triliun. Kenaikan ini utamanya dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak. 

Selain faktor tersebut, depresiasi nilai tukar rupiah turut berdampak ke biaya impor migas. Tidak hanya itu, pola pembayaran kompensasi ke pemerintah menjadi setiap bulan sebesar 70% turut memicu kenaikan belanja pos tersebut. 

Realisasi penyaluran BBM sampai dengan bulan lalu juga sudah 6,3 juta kiloliter (kl) atau naik 8,6% (yoy) dari 5,8 juta kl Mei 2025. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6 Tahanan Kejaksaan Kabur saat Perjalanan ke PN Pekanbaru, 3 Masih Buron
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
KADIN DIY Dorong Penguatan SDM dan Vokasi Lewat Forum NGOPI
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Unggah Bukti Transfer, CEO HAS Putra Group Minta Ratu Sofya Setop Giring Opini
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Piala Dunia 2026 Matchday 1: Panggung Pembuka Menuju Juara
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.