Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat besok hari. Mereka meminta maaf jika aksi yang digelar akan menimbulkan kemacetan.
"Teruntuk warga di Jakarta utamanya di sekitaran Bundaran HI, kami ingin memohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang akan terjadi esok hari," kata Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Aksi unjuk rasa besok bertajuk 'Menuju Indonesia Bangkrut'. Yatalathof mengatakan kemacetan hanya bersifat sementara selama proses aksi unjuk rasa berlangsung.
"Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri," jelasnya.
Dia menambahkan, total ada lima tuntutan yang dibawa dalam aksi unjuk rasa besok. Di antaranya terkait kenaikan BBM dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kami juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas/pecinta pelari serta siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah," imbuhnya.
Berikut 5 tuntutan tersebut:
1. Stop Pemborosan APBN
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil
5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah
(wnv/isa)





