TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebanyak lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tangerang Selatan (Tangsel) berhenti beroperasi akibat kendala pencairan dana.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tangerang Selatan, Nindy Sabrina, mengatakan kendala tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan anggaran, melainkan persoalan administratif dari tingkat pengelola SPPG-nya.
Baca juga: 6.877 SPPG Bengkak Akan Ditutup? Mensesneg: Pasti Arahnya ke Sana tapi…
"Kalau anggaran tersendat itu ada lima SPPG, tetapi itu juga baru kemarin. Dan itu sebenarnya sifatnya bukan semuanya, tetapi lebih ke personal SPPG. Kadang ada yang lupa pelaporan di dashboard, jadi memang tersendat," ujar Nindy di Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, keterlambatan pelaporan yang terjadi di tingkat SPPG menyebabkan proses pencairan dana operasional tidak dapat dilakukan sesuai jadwal.
Akibatnya, berimbas pada dapur atau SPPG tersebut.
Baca juga: Fakta Baru Korupsi MBG: Tersangka AYS Beri Uang ke Sony Setelah Memanipulasi Titik SPPG
Ia mengatakan, lima SPPG tersebut mengalami kendala, tidak dapat menjalankan kegiatan operasional sementara waktu karena dana yang tersedia telah habis.
"Kalau tersendat berarti tidak operasi karena dananya sudah habis, tetapi ada kendala pencairannya saja," ujar dia.
Meskipun begitu, menurut Nindy, persoalan tersebut bukanlah masalah sistemik yang terjadi pada seluruh SPPG di Tangsel.
Baca juga: Peran AYS Tersangka Baru MBG: Perpanjangan Tangan Sony Sonjaya Atur SPPG
Menurut dia, kendala tersebut hanya terjadi pada beberapa pengelola dapur yang belum memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pelaporan melalui sistem yang telah disediakan.
Di sisi lain, BGN terus melakukan pengawasan terhadap operasional SPPG, termasuk memastikan setiap dapur memenuhi ketentuan administrasi agar penyaluran dana dapat berjalan lancar.
Diketahui, saat ini terdapat 131 SPPG di Tangsel.
Baca juga: SPPG Diwajibkan Ambil Bahan Baku dari Desa, Bisa dari Kopdes hingga BUMDes
Dari jumlah tersebut, sebanyak 109 dapur telah aktif beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan operasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




