Bisnis.com, JAKARTA — PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi menyelesaikan seluruh rangkaian transaksi akuisisi yang memberikan hak ekonomi atas 20% participating interest (PI) di blok migas Madura Strait PSC yang dioperasikan oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Akuisisi dilakukan melalui entitas anak perusahaan, PT Raharja Energi Madura (REM), dengan mengambil alih 100% saham SMS Development Limited (SMSD), perusahaan investasi yang memegang 20% saham HCML.
Dengan selesainya transaksi tersebut, RATU secara tidak langsung memiliki hak partisipasi pada Madura Strait PSC.
Manajemen menjelaskan seluruh manfaat ekonomi dari kepemilikan 20% di HCML sejak 1 Januari 2026 menjadi milik REM dan akan mulai tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian RATU pada kuartal II/2026.
Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk, Adrian Hartadi, mengatakan masuknya Madura Strait PSC akan memperkuat portofolio aset hulu migas perusahaan yang sebelumnya telah memiliki 8% PI di PSC Jabung yang dioperasikan PetroChina Jabung Ltd serta 2,24% PI di PSC Cepu.
“Aset Madura Strait PSC telah berproduksi dengan rekam jejak yang solid dan kehadiran kami di sini melengkapi portofolio RATU secara strategis. Ke depan, kami akan fokus memastikan manfaat akuisisi ini benar-benar dirasakan, baik dalam kinerja keuangan perseroan maupun dalam nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham,” ujar Adrian dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga
- Jaringan Sekolah di Pulau Wisata Maratua Akhirnya Naik Kelas
- Internet Masuk 3T, Maratua Jadi Etalase Digital Perbatasan
- Pertumbuhan Ekonomi Palembang Capai 5,91%, Ratu Dewa Ungkap Strategi Mempertahankan
Menurut perseroan, kehadiran di Madura Strait PSC akan meningkatkan diversifikasi eksposur bisnis hulu migas sekaligus memperbesar potensi arus kas konsolidasian secara berkelanjutan.
Langkah tersebut juga sejalan dengan strategi jangka panjang RATU untuk memperluas basis cadangan dan produksi migas.





