Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan 4.151 personel gabungan untuk mengawal aksi demonstrasi dari mahasiswa di Jakarta, hari ini Jumat (12/6/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ribuan personel itu merupakan gabungan bersama dengan unsur TNI.
"Sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Dia menambahkan, polisi menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan sendiri bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Kemudian, Budi mengimbau kepada peserta demo agar bisa menyampaikan aspirasi secara tertib. Lebih jauh, dia meminta massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi.
“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” imbuhnya.
Baca Juga
- BEM UI Demo Besok di Bundaran HI, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
- Titik Lokasi Demo BEM UI Besok 12 Juni 2026
- Link CCTV Pantau Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini 12 Juni 2026
Adapun Budi mengemukakan bahwa terkait rekayasa lalu lintas bakal diterapkan secara situasional atau bergantung pada kondisi di lapangan nantinya.
“Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar demonstrasi di Bundaran HI, Jumat (12/6/2026).
Dilansir Instagram BEM UI, aksi unjuk rasa dipicu oleh sederet permasalahan yang belakangan terjadi seperti kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), nilai rupiah ke dolar yang melemah, hingga yang terbaru kenaikan harga BBM nonsubsidi.
BEM UI menyatakan 5 tuntutan dalam melakukan aksi unjuk rasa. Pertama, mendesak berhenti pemborosan APBN. Kedua, mendesak menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Ketiga, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, menghentikan militerisme di ranah sipil. Kelima, meminta Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya.





